get app
inews
Aa Text
Read Next : Hadirkan 136 Inovasi dan Pertemukan Kampus dengan Industri dalam SIE Expo UMY 2026

Jalur Simpang Tiga Piyungan Bantul Kembali Dibuka Normal, Berlaku Sementara Selama Libur Sekolah

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:11 WIB
header img
Arus kendaraan melintas di kawasan Simpang Tiga Piyungan, Bantul, setelah seluruh lajur kembali dibuka normal, Selasa (30/6/2026).Foto: Istimewa

BANTUL, iNewsSragen.idArus lalu lintas di Jalan Yogyakarta–Wonosari, tepatnya kawasan Simpang Tiga Piyungan, Kabupaten Bantul, kembali berjalan normal mulai Selasa (30/6/2026). Seluruh lajur yang sebelumnya mengalami pembatasan akibat pekerjaan perbaikan jalan kini sudah dapat dilalui kendaraan tanpa penyekatan.

Pembukaan jalur secara penuh tersebut bersifat sementara dan diberlakukan hingga 15 Juli 2026. Setelah periode tersebut, pekerjaan konstruksi akan kembali dilanjutkan dengan pembangunan jalan di sisi utara kawasan simpang.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan keputusan membuka kembali seluruh lajur dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, terutama memasuki masa libur sekolah yang berpotensi meningkatkan mobilitas masyarakat.

“Jalur kembali dibuka normal karena saat ini sedang musim libur anak sekolah. Kami mengantisipasi agar tidak terjadi kepadatan maupun antrean panjang kendaraan,” kata Rita, Selasa (30/6/2026).

Menurutnya, Simpang Tiga Piyungan merupakan jalur strategis yang menghubungkan wilayah Kota Yogyakarta dengan kawasan wisata Kabupaten Gunungkidul. Kondisi tersebut membuat volume kendaraan cenderung meningkat saat musim liburan.

Polres Bantul bersama instansi terkait melakukan pemantauan arus lalu lintas untuk memastikan perjalanan masyarakat tetap berjalan lancar. Pengaturan lalu lintas juga disiapkan apabila terjadi peningkatan kendaraan secara signifikan.

“Piyungan menjadi salah satu jalur utama menuju kawasan wisata. Saat libur, arus kendaraan biasanya meningkat sehingga kelancaran jalur menjadi perhatian,” ujarnya.

Sebelumnya, kawasan Simpang Tiga Piyungan mengalami penyempitan lajur akibat pekerjaan peningkatan jalan menggunakan konstruksi rigid beton. Pengerjaan yang berlangsung sejak Senin (8/6/2026) tersebut membuat sebagian badan jalan harus digunakan untuk kebutuhan proyek.

“Perbaikan jalan masih berjalan sampai akhir Juli. Penyempitan sebelumnya terjadi karena pekerjaan rigid beton di sekitar simpang,” jelas Rita.

Meski jalur telah kembali dibuka penuh, kepolisian mengimbau masyarakat tetap berhati-hati saat melintas. Pengendara diminta tidak memacu kendaraan secara berlebihan karena aktivitas proyek masih berlangsung di sekitar lokasi.

“Kami mengimbau pengguna jalan tetap menjaga keselamatan, mengurangi kecepatan, dan memperhatikan kondisi sekitar karena masih ada aktivitas pekerjaan serta material proyek,” pungkasnya.

Dengan dibukanya kembali seluruh lajur, masyarakat yang melintas di jalur Yogyakarta–Wonosari diharapkan dapat menikmati perjalanan lebih lancar, terutama selama periode libur sekolah.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut