get app
inews
Aa Text
Read Next : UMY Himpun Aspirasi PTS DIY, Soroti KIP Kuliah hingga Dampak SPMB PTN terhadap Kampus Swasta

Granat Nanas Aktif Ditemukan di Objek Wisata Karstubing Bantul, Tim Gegana Lakukan Disposal

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:49 WIB
header img
Tim Gegana Satbrimob Polda DIY melakukan penanganan dan disposal granat tangan jenis nanas yang ditemukan pekerja saat menggali pondasi kamar mandi di kawasan wisata Karstubing, Sedayu, Bantul.Foto:iNews/Trisna P

BANTUL, iNewsSragen.id – Sebuah granat tangan jenis nanas ditemukan di kawasan objek wisata Karstubing, Dusun Surobayan, Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul, Senin (6/7/2026). Benda yang diduga merupakan peninggalan masa perang itu ditemukan secara tidak sengaja oleh dua pekerja saat menggali tanah untuk pembangunan pondasi kamar mandi.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan penemuan granat terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Setelah menerima laporan dari pengelola wisata, Polsek Sedayu segera mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan Tim Gegana Satbrimob Polda DIY untuk melakukan penanganan.

"Granat ditemukan saat dua pekerja menggali pondasi kamar mandi di kawasan wisata Karstubing. Setelah menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dengan Tim Gegana untuk penanganan sesuai prosedur," ujar Rita, Selasa (7/7/2026).

Menurut Rita, kedua pekerja langsung menghentikan aktivitas penggalian karena mencurigai benda tersebut sebagai bahan peledak. Mereka tidak berani memindahkan temuan itu dan segera melaporkannya kepada pengelola objek wisata.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal Tim Gegana, granat tersebut merupakan granat tangan jenis nanas yang masih aktif sehingga harus segera dimusnahkan demi menjamin keselamatan masyarakat.

"Hasil identifikasi menunjukkan granat yang ditemukan masih aktif sehingga perlu segera dilakukan disposal," katanya.

Granat ditemukan tertanam di dalam tanah dengan kedalaman sekitar 10 sentimeter. Berdasarkan informasi dari warga sekitar, benda tersebut diduga merupakan peninggalan zaman perang yang selama ini terkubur di lokasi.

Sebelum proses disposal dilakukan, Tim Gegana bersama personel Polsek Sedayu mensterilkan area penemuan untuk memastikan tidak ada potensi bahaya lain di sekitar lokasi.

Proses pemusnahan dilakukan pada siang hari. Pada peledakan pertama sekitar pukul 12.50 WIB, granat belum hancur sepenuhnya karena baru bagian cangkangnya yang rusak.

Tim Gegana kemudian melakukan disposal kedua sekitar pukul 13.05 WIB. Pada proses tersebut granat berhasil dimusnahkan sepenuhnya sehingga tidak lagi membahayakan masyarakat.

"Seluruh rangkaian penanganan berjalan aman dan situasi di lokasi tetap kondusif," ujar Rita.

Polres Bantul mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan, atau membawa pulang benda yang diduga bahan peledak maupun benda mencurigakan lainnya apabila ditemukan.

"Segera laporkan kepada kepolisian agar dapat ditangani oleh personel yang memiliki kompetensi dan peralatan khusus," pungkasnya.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut