get app
inews
Aa Text
Read Next : DSKS Desak Penutupan 17 Outlet Minol Ilegal di Solo, DPRD Diminta Tegas

Lestarikan Warisan PB X, Kirab Budaya dan Jamasan Gangsa Sriwedari Sukses Digelar

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:57 WIB
header img
Tradisi Kirab Budaya dan Jamasan Gangsa di Gedung Wayang Orang Sriwedari Solo.Foto:iNews/ Nanang SN

SOLO,iNewsSragen.idPemkot Surakarta bersama komunitas budaya menggelar Kirab Budaya dan Jamasan Gangsa di Gedung Wayang Orang Sriwedari, Solo, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun pada bulan Suro ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam nguri-uri (melestarikan) adat dan tradisi peninggalan Raja Keraton Surakarta, Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Pakubuwono (PB) X.

Kali ini, rangkaian acara dimulai sejak pukul 15.00 WIB, diawali dengan prosesi Kirab Budaya yang meriah dari area depan koridor Jalan Slamet Riyadi menuju area dalam kawasan Gedung WO Sriwedari. Acara kemudian dilanjutkan dengan inti prosesi berupa ritual Jamasan Gangsa atau pencucian gamelan pusaka.

Wakil Wali (Wawali) Kota Surakarta, Astrid Widayani, yang hadir memimpin jamasan menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap konsistensi penyelenggaraan acara. Menurutnya, tradisi yang diwariskan sejak era PB X ini memiliki makna spiritual yang mendalam, tidak sekadar seremonial belaka.

"Hari ini kegiatannya Jamasan Gangsa di Gedung Wayang Orang Sriwedari. Hal ini tentunya kami percaya sebagai bagian dari mendoakan untuk aktivitas yang ada di Gedung Wayang Orang Sriwedari ini agar senantiasa berada dalam perlindungan Tuhan Yang Maha Esa," ujar Astrid.

Astrid juga menambahkan bahwa doa-doa yang dipanjatkan dalam ritual ini ditujukan agar keberadaan WO Sriwedari dapat terus membawa manfaat dan berkah bagi seluruh pengisi acara, para seniman yang mencari nafkah di sana, hingga masyarakat luas yang menikmati pertunjukannya.

Kabar baik turut datang dari perkembangan pariwisata dan budaya di Surakarta. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta, Maretha Dinar Cahyono, mengungkapkan adanya tren positif berupa peningkatan jumlah penonton wayang orang di Sriwedari dari tahun ke tahun, di mana penonton kini semakin didominasi oleh generasi muda.

Merespons antusiasme yang tinggi tersebut, Pemkot Surakarta telah merencanakan langkah strategis untuk masa depan. Mengingat usia bangunan gedung yang sudah cukup tua, pemerintah akan memasukkan anggaran khusus pada tahun depan untuk program revitalisasi Gedung WO Sriwedari agar penonton dan seniman semakin nyaman.

Sebagai informasi, pertunjukan wayang orang di Sriwedari sendiri aktif digelar hampir setiap hari, mulai dari hari Senin hingga Sabtu, pukul 20.00 sampai 22.30 WIB dengan harga tiket yang sangat terjangkau, yaitu Rp20.000.

Pada hari biasa, jumlah penonton berkisar antara 100 hingga 300 orang, sementara pada akhir pekan (weekend) atau musim liburan, pelataran kursi penonton bisa dipadati oleh 500 hingga 700 pengunjung.

Dukungan penuh terhadap kegiatan ini juga disuarakan oleh Ketua Forum Budaya Mataram (FBM) sekaligus Penasihat Forum Komunitas Masyarakat Sriwedari (Foksri) BRM Kusumo Putro. Ia hadir memimpin keterlibatan berbagai komunitas di kawasan Sriwedari, mulai dari paguyuban kios buku, Pujasari, hingga para pelaku UMKM lokal.

Kusumo yang juga menjadi Ketua Dewan Penyelamat dan Pemerhati Seni Budaya Indonesia (DPPSBI) ini menjelaskan, bahwa ritual jamasan gamelan merupakan bentuk penghormatan tertinggi kepada warisan para leluhur, khususnya Sri Susuhunan Pakubuwono X.

"Kami sangat mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini. Rangkaian acara jamasan tadi menyucikan beberapa gamelan pusaka peninggalan PB X, di antaranya Kyai Bagus, Nyai Denok, dan Kyai Slamet," jelasnya.

Kusumo pun berharap melalui momentum bulan Suro ini, sinergi antara masyarakat, komunitas, dan Dinas Pariwisata dapat terus berjalan harmonis.

"Semoga ke depannya acara ini dapat dikemas secara lebih besar, lebih meriah, dan tetap lestari menjadikan Solo sebagai Kota Seni dan Budaya," pungkasnya.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut