get app
inews
Aa Text
Read Next : Perangkat Desa Tinggalkan Forum Mediasi, Warga dan Investor Pabrik Tekstil di Sukoharjo Kecewa

MPLS Sekolah Rakyat Sukoharjo Dimulai 31 Juli, 458 Siswa Siap Masuk

Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:35 WIB
header img
Penampakan SRT 1 Sukoharjo.Foto: iNews/ Nanang SN

SUKOHARJO,iNewsSragen.id – Sebanyak 458 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Sukoharjo dijadwalkan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 31 Juli 2026.

Namun begitu, pembangunan sejumlah fasilitas utama di kawasan sekolah belum 100 persen selesai. Saat ini masih terus dikebut agar segera dapat digunakan sesuai jadwal.

Proyek nasional yang berlokasi di Dukuh Gabahan, Kelurahan Jombor, Kecamatan Bendosari tersebut masih banyak terlihat kesibukan pekerja dilapangan.

Informasi yang didapat, Jumat (24/7/2026), pekerjaan difokuskan pada bangunan prioritas, meliputi asrama guru, asrama siswa, dan gedung serbaguna agar dapat segera difungsikan.

Sehari sebelumnya, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, mengatakan pemerintah daerah bersama pengelola Sekolah Rakyat dan Sentra Terpadu Kementerian Sosial terus melakukan pemantauan harian terhadap progres pembangunan.

Menurutnya, hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan masih terdapat beberapa titik pekerjaan konstruksi yang belum rampung. Namun, proses penyelesaian terus dipercepat agar pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dapat berjalan sesuai jadwal.

"Memang masih ada beberapa bagian yang belum selesai dari sisi konstruksi. Saat ini yang masih dalam tahap finishing adalah asrama siswa, asrama guru, dan gedung serbaguna," ujar Yunia.

Ia memastikan ruang kelas telah siap digunakan karena fasilitas pembelajaran di dalamnya sudah tersedia dan layak dipakai untuk mendukung dimulainya tahun ajaran baru.

Pada tahun ajaran 2026/2027, SRT 1 Sukoharjo akan menampung 458 siswa dari tiga jenjang pendidikan. Rinciannya, 88 siswa SD yang terdiri atas 35 perempuan dan 53 laki-laki, 92 siswa SMP terdiri atas 47 perempuan dan 45 laki-laki, serta 278 siswa SMA yang terdiri atas 135 perempuan dan 143 laki-laki.

Yunia menambahkan, seluruh peserta didik tersebut merupakan hasil penjangkauan Dinas Sosial serta program Sekolah Rakyat rintisan yang telah melalui proses pendataan dan seleksi.

Dengan demikian, pelaksanaan MPLS pada 31 Juli menjadi langkah awal operasional Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sukoharjo meski penyelesaian sejumlah fasilitas penunjang masih terus berlangsung.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut