get app
inews
Aa Text
Read Next : Diduga Kesal Tak Diberi Rp15 Juta, Pria di Bantul Bakar Rumah Orang Tua, Bhabinkamtibmas Terluka

Kebakaran Mengganas di Sukoharjo, Bengkel Sepeda di Nguter Ludes Dilalap Api

Senin, 27 Juli 2026 | 18:41 WIB
header img
Kebakaran bengkel sepeda di Nguter, Sukoharjo. (Foto: Istimewa).

SUKOHARJO,iNewsSragen.id — Angka kebakaran di Kabupaten Sukoharjo terus menunjukkan tren mengkhawatirkan sepanjang musim kemarau tahun ini.

Hampir setiap hari, petugas pemadam kebakaran harus menangani dua hingga tiga insiden. Terbaru, sebuah bengkel sepeda di Kecamatan Nguter hangus dilalap si jago merah pada Minggu (26/7/2026) malam.

Bengkel milik Tukiman yang berada di Desa Pondok RT 02/RW 02, Kecamatan Nguter, terbakar sekitar pukul 20.00 WIB. Dugaan sementara, api berasal dari alat tambal ban yang sedang digunakan dan menyambar cairan serta material mudah terbakar di sekitar lokasi.

Komandan Damkar Satpol PP Sukoharjo, Margono, mengatakan laporan kebakaran diterima dari warga bernama Sigit pada pukul 20.15 WIB. Petugas kemudian langsung mengerahkan dua unit armada menuju lokasi.

"Pos pemadam berjarak sekitar 3 kilometer dari lokasi. Petugas berangkat pukul 20.16 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 20.18 WIB dengan waktu respons sekitar dua menit," ujar Margono, Senin (27/7/2026).

Regu 03 Damkar Sukoharjo menurunkan dua unit mobil pemadam. Proses pemadaman juga melibatkan personel Polsek Nguter dan Damkar Kodim untuk mencegah api merembet ke rumah warga yang berada tepat di samping bengkel.

Akibat kejadian tersebut, area bengkel seluas 12 meter persegi dari total bangunan 40 meter persegi hangus tak tersisa. Sekira 85 persen bangunan beserta isinya terbakar, sedangkan 15 persen lainnya berhasil diselamatkan petugas.

Margono menyebut kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp15 juta dari total nilai aset sekitar Rp25 juta. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Pemilik bengkel, Tukiman, menjelaskan kebakaran terjadi saat dirinya sedang menambal ban sepeda milik pelanggan. Percikan api dari tungku pembakar tambal ban tiba-tiba menyambar bahan mudah terbakar di area kerja hingga kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan bengkel.

Warga yang melihat api langsung berupaya melakukan pemadaman awal sembari menghubungi petugas Damkar Sukoharjo.

Di balik peristiwa tersebut, Damkar Sukoharjo mengingatkan tingginya intensitas kebakaran selama Juli 2026. Berdasarkan data rekapitulasi, jumlah kejadian telah mencapai puluhan kasus dengan rata-rata dua hingga tiga kebakaran setiap hari.

Sepanjang Juli 2026, Damkar mencatat 29 kebakaran lahan kosong, tujuh kebakaran rumah atau bangunan, tujuh kebakaran lahan rerumputan, dua kebakaran kendaraan, masing-masing satu kebakaran oven, tabung gas, dan sampah. Selain itu, terdapat tiga kejadian kebakaran yang melibatkan tumpukan palet, boks kabel WiFi, serta tumpukan jerami.

Margono mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dengan tidak membakar sampah sembarangan, rutin memeriksa instalasi listrik, serta berhati-hati saat menggunakan sumber api terbuka.

"Masyarakat juga dapat segera menghubungi Pos Damkar Sukoharjo apabila terjadi keadaan darurat agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin," pungkasnya.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut