2 Hari Tak Terlihat, Pria 57 Tahun Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Nguter
SUKOHARJO,iNewsSragen.id — Warga Desa Celep, Nguter, heboh setelah pria 57 tahun ditemukan tewas di kamar kos, Jumat (21/8/2026) pagi. Korban diketahui dua hari tak keluar kamar.
Korban diketahui bernama Sugimin, ditemukan sekira pukul 06.30 WIB meninggal dunia di kamar kos di Dukuh Sumberagung RT 01/RW 06, Desa Celep, Kecamatan Nguter, Sukoharjo.
Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo melalui Kapolsek Nguter AKP Maryadi mengatakan, korban sebelumnya tidak terlihat keluar kamar selama sekitar dua hari. Kondisi tersebut membuat tetangga kos curiga.
Kejadian bermula ketika tetangga korban, Wahyu Setiawan (35), pulang kerja sekitar pukul 06.15 WIB. Ia kemudian berbincang dengan Heri Hermawan (31), dan menanyakan keberadaan Sugimin.
Keduanya mendatangi kamar korban dan menggedor pintu. Dari dalam kamar terdengar suara seperti dengkuran, tetapi tidak ada jawaban.
Wahyu kemudian menghubungi pemilik kos, Wiwin Tri Purwanti (47). Wiwin meminta Sudadi (55), mengecek kondisi korban.
Karena pintu tak kunjung dibuka, Sudadi membuka jendela kamar. Dari sana korban terlihat masih bernapas melalui mulut. Petugas Puskesmas Pembantu Celep kemudian dipanggil untuk memberikan pertolongan.
Namun, saat petugas kesehatan tiba sekitar pukul 06.30 WIB, korban dinyatakan telah tewas.
“Sekira pukul 06.30 WIB, petugas kesehatan tiba di lokasi. Namun korban sudah dinyatakan meninggal dunia,” kata Maryadi.
Polisi yang mendapat laporan kemudian mendatangi lokasi bersama tim Inafis Polres Sukoharjo. Korban ditemukan dalam posisi terlentang di bagian dalam kamar, tepat di depan pintu.
Hasil olah TKP tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana. Pemeriksaan awal petugas kesehatan juga tidak menemukan luka, lebam, atau bekas trauma.
“Dari hasil olah TKP Inafis tidak ditemukan tanda kekerasan dan tindak pidana. Pemeriksaan awal petugas kesehatan juga tidak menemukan bekas trauma, luka, maupun lebam,” jelasnya.
Petugas menemukan benjolan di bagian belakang kepala korban yang diperkirakan akibat terjatuh ke lantai. Namun, polisi tidak menemukan indikasi kekerasan.
Setelah pemeriksaan selesai, jenazah Sugimin dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Sugimin diketahui merupakan karyawan swasta yang berdomisili di Kelurahan Kalideres, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. Polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi dan mengamankan lokasi selama proses pemeriksaan.
Editor : Joko Piroso