Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Siswa SMKN 1 Sanden Bantul Ciptakan 300 Game, Bahasa Jawa Ikut Masuk Dunia Digital
Advertisement . Scroll to see content

Lansia di Pajangan Bantul Ditemukan Meninggal di Kebun, Polisi Pastikan Bukan Korban Penganiayaan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 17:11 WIB
  • author Trisna Purwoko
Lansia di Pajangan Bantul Ditemukan Meninggal di Kebun, Polisi Pastikan Bukan Korban Penganiayaan
Petugas bersama warga mengevakuasi lansia yang ditemukan meninggal di kebun sekitar rumahnya di Triwidadi, Pajangan, Bantul.Foto: Istimewa

BANTUL, iNewsSragen.id – Lansia 85 tahun ditemukan meninggal di kebun dekat rumahnya di Pajangan, Bantul. Polisi menyatakan tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan.

Polisi memastikan dari pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 17.00 WIB setelah keluarga dan warga melakukan pencarian.

Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan personel Polsek Pajangan mendatangi lokasi setelah menerima laporan penemuan orang meninggal dunia sekitar pukul 18.00 WIB.

"Personel Polsek Pajangan kemudian mendatangi lokasi setelah menerima laporan adanya penemuan orang meninggal dunia," kata Rita, Sabtu (22/8/2026).

Mardi diketahui sehari-hari bekerja sebagai petani atau pekebun dan tinggal di Dusun Butuh Lor. Sebelum ditemukan meninggal, korban diketahui meninggalkan rumah sekitar pukul 10.00 WIB.

Pencarian terhadap korban dilakukan setelah keluarga mengetahui Mardi belum kembali ke rumah.

Sekitar pukul 14.30 WIB, Suwanto, yang merupakan menantu korban, diminta istrinya untuk mencari keberadaan Mardi. Pencarian kemudian dilakukan di sekitar rumah.

Suwanto juga menyampaikan informasi mengenai keberadaan korban melalui grup WhatsApp warga agar pencarian dapat dilakukan bersama-sama.

Sekitar pukul 16.00 WIB, Diki Setiawan yang baru pulang bekerja mengetahui informasi tersebut. Ia kemudian datang ke rumah korban dan ikut mencari ke area kebun yang berada tidak jauh dari rumah.

Saat berada di kebun, Diki melihat korban dari kejauhan dalam posisi terlentang.

"Saksi kemudian melihat korban dari kejauhan dalam posisi tidur terlentang di kebun. Saksi lalu memberitahukan hal tersebut kepada saksi lainnya," ujar Rita.

Warga kemudian membawa korban ke rumah. Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan kepada kepolisian.

Polisi Periksa Lokasi dan Tubuh Korban

Polisi mendatangi lokasi bersama petugas medis Puskesmas Pajangan dan Tim Inafis Polres Bantul. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi korban dan memastikan ada atau tidaknya indikasi tindak pidana.

Dari pemeriksaan medis, ditemukan sejumlah luka lecet pada tubuh korban, antara lain di tangan kiri, paha, dada, perut, dahi dan bagian belakang telinga.

Namun, berdasarkan keterangan petugas medis, luka lecet tersebut tidak menunjukkan tanda akibat penganiayaan. Luka diduga berkaitan dengan kondisi korban yang berada di luar rumah dan terpapar panas matahari sejak siang.

"Menurut keterangan petugas medis, luka lecet tersebut bukan akibat penganiayaan. Luka tersebut diduga terjadi karena korban terpapar panas sinar matahari saat berada di luar rumah sejak siang hari," jelas Rita.

Dari pemeriksaan Tim Inafis dan petugas medis, polisi tidak menemukan indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Pihak keluarga juga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki adanya proses hukum lebih lanjut.

"Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Inafis Polres Bantul dan petugas medis, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Pihak keluarga sudah menerima kejadian tersebut sebagai musibah," pungkas Rita.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut