get app
inews
Aa Text
Read Next : Kebakaran Gudang Furniture di Bantul, BPBD Kerahkan Empat Unit Mobil Damkar

Atasi Kekeringan, Pemkab dan Baznas Sukoharjo Salurkan Bantuan Tandon hingga Sumur Bor

Senin, 24 Agustus 2026 | 21:06 WIB
header img
Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo bersama Baznas dan BPBD menyerahkan bantuan tandon dan air bersih di Dukuh Tunggul, Desa/Kecamatan Weru. (Foto: iNews/ Nanang SN).

SUKOHARJO,iNewsSragen.idPemkab Sukoharjo bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan BPBD bergerak cepat menangani bencana kekeringan yang meluas di wilayah Sukoharjo bagian selatan.

Pada Senin (24/8/2026), Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo turun langsung mendampingi penyerahan bantuan berupa empat unit tandon air ukuran 5.500 liter, satu sumur bor, serta distribusi air bersih di empat titik lokasi di dua wilayah kecamatan, yakni Weru dan Bulu.

Sapto menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah bersama lintas instansi ini bertujuan memastikan amanah zakat dan infak masyarakat tersalurkan tepat sasaran. Selain menyalurkan bantuan fisik, peninjauan lapangan ini menjadi ajang untuk menyerap aspirasi warga secara langsung.

"Hari ini kami sengaja membersamai teman-teman dari Baznas, BPBD, hingga Dinsos untuk menyampaikan amanah zakat dan infak masyarakat. Selain menangani masalah kekeringan yang sedang terjadi, kami juga ingin mendengarkan langsung persoalan lain yang dirasakan warga," ujar Sapto.

Wakil Ketua 1 Baznas Sukoharjo, Sofwan Faisal Sifyan, merinci bantuan disebar di lima titik wilayah terdampak kekeringan, meliputi Kecamatan Weru dan Bulu.

"Bantuan infrastruktur air ini mencakup empat unit tandon air dengan lokasi penerima 1 unit di Kecamatan Weru dan 3 unit di Kunden, Bulu. Nilai bantuan tandon air, total Rp45 juta," kata Sofwan.

Kemudian bantuan satu unit sumur bor dalam berikut dengan mesin pompanya. Pembuatan sumur senilai Rp65 juta dilengkapi 1 unit mesin pompa air senilai Rp2 juta.

Sofwan menyampaikan, bahwa Baznas telah menyiapkan deposit pasokan air bersih bekerja sama dengan PDAM dan BPBD.

"Bagi masyarakat yang membutuhkan pasokan air maupun pengajuan bantuan tandon maupun sumur bor baru, dapat bersurat kepada Plt Bupati dan tentunya dengan rekomendasi BPBD," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Sukoharjo, Ariyanto Mulyoatmojo, mengungkapkan bahwa kekeringan saat ini telah melanda 9 desa di tiga kecamatan, yang berdampak pada 970 KK atau sekira 3.300 jiwa.

"Terhitung per hari ini (Senin-Red), BPBD bersama mitra telah mendistribusikan 231 tangki air bersih atau setara 1.266.500 liter," ungkap Ari.

Ia juga mengimbau seluruh pihak, termasuk perusahaan (CSR) dan relawan yang akan mendistribusikan bantuan air bersih agar melakukan koordinasi terlebih dulu dengan BPBD.

"Tujuan koordinasi melalui satu pintu BPBD agar distribusi bantuan merata dan tidak menumpuk di satu titik saja," tandasnya.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut