Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ada Dua Merek Berbeda di Kelas 41, PSHT Pusat Siapkan Kajian Hukum
Advertisement . Scroll to see content

136 Siswa Diduga Keracunan MBG, Satgas Blora Minta SPPG Sukorejo 2 Ditutup Permanen

Rabu, 09 September 2026 | 19:04 WIB
  • author Heri Purnomo
136 Siswa Diduga Keracunan MBG, Satgas Blora Minta SPPG Sukorejo 2 Ditutup Permanen
Ketua Satgas MBG Kabupaten Blora, Sri Setyorini, mengecek kondisi siswa SMAN 1 Tunjungan yang mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi menu MBG, Rabu (9/9/2026).Foto: iNews/ Heri P

BLORA, iNewsSragen.idSatgas MBG Blora meminta SPPG Sukorejo 2 ditutup permanen setelah 136 siswa dan satu guru SMAN 1 Tunjungan diduga mengalami keracunan.

Permintaan tersebut disampaikan setelah sebanyak 136 siswa dan satu orang guru SMAN 1 Tunjungan dilaporkan mengalami sejumlah keluhan kesehatan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan pada Senin (7/9/2026).

Ketua Satgas MBG Kabupaten Blora, Sri Setyorini, turun langsung mengecek kondisi para siswa yang mengalami keluhan. Pemeriksaan dilakukan di aula SMAN 1 Tunjungan, Rabu (9/9/2026).

Sri mengatakan Satgas MBG prihatin atas munculnya keluhan kesehatan secara massal setelah siswa mengonsumsi makanan dari program MBG.

“Operasional SPPG Sukorejo 2 diminta untuk ditutup secara permanen,” tegas Sri Setyorini, Rabu (9/9/2026).

Menurut Sri, permintaan tersebut menjadi bagian dari evaluasi terhadap penyelenggaraan program MBG di wilayah Blora. Terlebih, SPPG Sukorejo 2 disebut telah tiga kali menerima surat peringatan dari Satgas MBG Kabupaten Blora.

Kasus dugaan keracunan mencuat setelah siswa menyantap menu MBG yang dibagikan pada Senin. Keluhan kesehatan mulai dirasakan sejumlah siswa hingga kemudian muncul secara lebih luas.

Sebanyak 136 siswa dan seorang guru dilaporkan mengalami keluhan berupa pusing, mual, hingga diare berulang.

Dari jumlah tersebut, enam siswa harus mendapatkan penanganan medis lebih lanjut di klinik karena kondisi mereka dinilai cukup lemah. Sementara siswa lainnya mendapatkan pemeriksaan dan penanganan kesehatan.

Hingga kini, penyebab pasti keluhan kesehatan tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Karena itu, dugaan keterkaitan dengan makanan MBG perlu dibuktikan melalui pemeriksaan medis dan, jika diperlukan, pengujian terhadap sampel makanan.

Satgas MBG Kabupaten Blora selanjutnya melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan dan distribusi program MBG, termasuk memastikan makanan yang diberikan kepada siswa memenuhi standar keamanan serta kelayakan konsumsi.

Permintaan penghentian permanen terhadap operasional SPPG Sukorejo 2 menjadi langkah tegas yang diambil Satgas MBG menyusul kejadian tersebut.

Evaluasi diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperbaiki pelaksanaan program MBG sekaligus memastikan keamanan makanan bagi para siswa penerima manfaat.

 

Editor: Joko Piroso

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut