Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Gudang Furniture di Bantul, BPBD Kerahkan Empat Unit Mobil Damkar
Advertisement . Scroll to see content

Krisis Air Bersih, Kejari Blora Gandeng DPRD dan BPBD Salurkan 20 Tangki Air

Rabu, 09 September 2026 | 20:29 WIB
  • author Heri Purnomo
Krisis Air Bersih, Kejari Blora Gandeng DPRD dan BPBD Salurkan 20 Tangki Air
Kejati Jateng dan Kejari Blora melepas bantuan 20 tangki air bersih untuk warga terdampak krisis air, Rabu (9/9/2026).Foto: iNews/ Heri P

BLORA, iNewsSragen.id – Kejari Blora bersama DPRD dan BPBD menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak krisis air di sejumlah wilayah Blora, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Adhyaksa Tahun 2026. Bantuan disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di sejumlah wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air.

Pemberangkatan bantuan air bersih dilakukan secara simbolis oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Waito Wongateleng, didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Blora Khristiya Lutfiasandhi.

Waito mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian jajaran kejaksaan terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih.

"Alhamdulillah, pada kunjungan kerja saya ke Blora, bisa berbagi bersama, sebagai bentuk kepedulian kita kepada masyarakat Blora yang kekurangan air bersih. Semoga bermanfaat," ungkapnya.

Menurut Waito, bantuan yang disiapkan sebanyak 20 tangki air bersih. Penyaluran dilakukan dalam dua tahap.

Pada tahap pertama, sebanyak 10 tangki diberangkatkan. Delapan tangki di antaranya diarahkan ke wilayah Kunduran, sedangkan dua tangki lainnya disalurkan ke Cepu.

"Hari ini kita berangkatkan 10 tangki, delapan tangki ke Kunduran, dan dua tangki ke Cepu. Yang sepuluh tangki besok," imbuhnya.

Penyaluran air bersih tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang mengalami kesulitan memperoleh air akibat kondisi kekeringan dan keterbatasan sumber air.

Kolaborasi antara Kejari Blora, DPRD, dan BPBD juga menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat menghadapi dampak krisis air bersih di wilayah Kabupaten Blora.

Bantuan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kebutuhan warga di wilayah yang mengalami kesulitan air.

Melalui kegiatan sosial tersebut, jajaran Kejari Blora berharap bantuan air bersih dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memenuhi kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari.

Editor: Joko Piroso

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut