Pamit Bekerja di Kebun Sawit, 3 Pemuda asal Ngringo Karanganyar Jadi Korban KMP Virgo 8
KARANGANYAR, iNewsSragen.id - Hari kelima pencarian Kapal Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa, keluarga tiga pemuda asal Ngringo, Jaten, Karanganyar, masih menanti kabar.
Hingga Jumat (18/9/2026) belum ada kabar mengenai keberadaan ketiga pemuda itu.
Tiga pemuda tersebut yakni Jevon Joechelin Jothan(19) , Ahda Dhiyaurohman (18) dan Aldo Nurahmansya (19). Ketiganya tercatat menjadi penumpang Kapal Virgo Transport 8 dengan rute Surabaya-Banjarmasin.
Adapun Aldo alamat KTP-nya di Kelurahan Kepatihan Wetan, Kecamatan Jebres, Solo. Aldo sempat pindah KTP untuk memudahkan dalam mencari sekolah, tapi tempat tinggal orang tuanya di Desa Ngringo.
Ayah Ahda, Nurul Bahri (45), mengatakan putranya dan Jevon diajak bekerja di perkebunan sawit oleh Aldo. Mereka berangkat dari Solo pada Kamis (10/9/ 2026) lalu.
"Dia diajak temannya (merantau). Iya (diajak Aldo). Dia sempat ke rumah Aldo, kemudian ke Tirtonadi naik travel ke Semarang. Dia bilang ingin kerja di Kalimantan, di sawit," kata Bahri.
Di Semarang, mereka mendapat pendidikan bersama pekerja yang lain sebelum berangkat ke Kalimantan lewat Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, naik Kapal Virgo Tansport 8 pada Sabtu (12/9/2026)
Sebelum berangkat, Ahda juga sempat pamit kepada saudara, tetangga, dan saudaranya. Disaat terakhir, Bahri sempat membujuk Ahda untuk tidak berangkat, namun keteguhan niat putranya untuk bekerja tetap tidak luntur.
"Sebelum berangkat saya bilang oke lah. Terus dia pamitan, salaman, sampai pelukan erat. Dan saya bilang ke Ahda, maafin Abi ya kamu bisa jadi tidak ketemu Abi lagi, atau Abi bisa jadi tidak ketemu Adha lagi. Itu saat pelukan erat," ucapnya.
Alasannya orangtua tidak memberikan izin, karena Ahda belum lulus sekolah. Namun anaknya ingin segera mandiri.
Saat di Semarang, Ahda masih sempat menghubungi keluarga, bahkan sempat meminta dibelikan paket internet. Ahda juga sempat menghubungi saat akan pergi ke Tanjung Perak.
Saat hendak menaiki kapal, Ahda sempat mengirimkan video suasana di dermaga pelabuhan Tanjung Perak pada Sabtu pagi. Itu menjadi komunikasi terakhir keluarga dengan Ahda.
Hingga Jumat (18/9/2026), atau hari lima hari sejak Kapal Virgo Transport 8 dilaporkan tenggelam, keberadaan Jevon, Ahda, dan Aldo masih belum diketahui.
Editor: Joko Piroso