The Future Fest 2026 di UMY, Pemda DIY Soroti Pendidikan di Tengah Perkembangan AI
YOGYAKARTA, iNewsSragen.id —Pemda DIY menekankan pentingnya pendidikan, karakter, dan kemampuan beradaptasi bagi generasi muda di tengah perkembangan teknologi dan AI yang cepat.
Pesan tersebut disampaikan dalam pembukaan The Future Fest 2026 yang digelar Yayasan Mata Garuda LPDP di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Selasa (6/10/2026).
Sambutan Gubernur DIY disampaikan Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Pemerintahan, dan Politik, Ana Windyawati. Dalam sambutan tertulis Gubernur DIY, perkembangan teknologi dan AI disebut telah memasuki berbagai bidang kehidupan, sementara profesi baru terus bermunculan.
“Karena itu, hari ini kita hidup dalam kelimpahan peluang, tetapi terus menghadapi tantangan yang tidak kecil. Pilihan semakin banyak, informasi semakin luas, dan ukuran keberhasilan semakin beragam,” demikian sambutan Gubernur DIY yang dibacakan Ana.
Menurut Gubernur DIY, kondisi tersebut membuat generasi muda tidak cukup hanya menentukan apa yang ingin dicapai. Mereka juga perlu memahami tujuan dari pencapaian tersebut serta nilai yang menjadi pegangan ketika menghadapi perubahan.
Dalam sambutannya, Gubernur DIY menekankan pendidikan tidak semestinya berhenti pada penguasaan teori maupun perolehan gelar.
Pengetahuan, menurut dia, perlu diterjemahkan dalam kehidupan sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pendidikan justru diuji ketika pengetahuan tadi diterjemahkan menjadi keputusan, sikap, dan tindakan,” ujarnya.
Karena itu, generasi muda didorong membangun keseimbangan antara kompetensi, karakter, integritas, dan tujuan yang bermakna.
Perubahan teknologi dan dunia kerja juga membuat kemampuan belajar secara berkelanjutan semakin penting. Pengetahuan yang relevan saat ini dapat berubah seiring perkembangan teknologi dan kebutuhan profesi.
Gubernur DIY mengingatkan generasi muda agar tidak hanya mengandalkan kemampuan yang dimiliki saat ini, tetapi juga membangun kebiasaan untuk terus belajar dan beradaptasi.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah DIY menyampaikan sejumlah bentuk dukungan terhadap pendidikan dan pengembangan kapasitas masyarakat.
Di tengah tantangan fiskal dan keterbatasan dana alokasi, perhatian terhadap pendidikan disebut tetap dijaga. Salah satunya melalui pemberian 40 beasiswa yang terdiri atas 20 beasiswa melalui LPDP dan 20 beasiswa melalui APBD.
Dukungan juga diberikan melalui kesempatan izin belajar bagi aparatur sipil negara (ASN). Pada 2025 tercatat 124 penerima izin belajar, sedangkan pada 2026 terdapat 65 penerima.
Selain itu, Pemda DIY memberikan dukungan kepada siswa SMA dan SMK berprestasi melalui skema beasiswa dan program kepemudaan. Pagu anggaran untuk program terkait disebut meningkat 5,1 persen dibandingkan 2025.
Berbagai program tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas sumber daya manusia di DIY.
Gubernur DIY juga menyampaikan bahwa kepemimpinan tidak selalu harus dimulai dari jabatan. Kepemimpinan dapat dibangun melalui kemampuan mengelola diri, bertanggung jawab, dan memberikan manfaat bagi lingkungan.
Generasi muda juga tidak harus mengetahui seluruh perjalanan hidupnya sejak awal. Menurut Gubernur DIY, yang penting adalah memiliki arah serta kemampuan menentukan langkah berikutnya.
“Jangan hanya mempersiapkan diri untuk memasuki masa depan, tetapi juga persiapkan diri untuk ikut membentuknya,” pesannya.
Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan dalam pembukaan The Future Fest 2026. Kegiatan ini mempertemukan talenta muda, mahasiswa, lulusan baru, profesional muda, serta berbagai pihak dalam ekosistem pendidikan dan pengembangan talenta.
Melalui kegiatan tersebut, generasi muda didorong tidak hanya mampu mengikuti perubahan teknologi, tetapi juga mengembangkan pengetahuan, karakter, dan kemampuan untuk mengubah kompetensi menjadi karya yang bermanfaat bagi masyarakat.
Editor: Joko Piroso