SUKOHARJO,iNewsSragen.id - Gagal menikmati hasil, seorang pelaku penjambretan di Jalan Raya Bulu-Tawangsari, tepatnya masuk Dukuh Sambiroto, Desa Puron, Bulu, Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng), mengalami luka-luka setelah terjatuh dari motor ditambah bogem mentah warga.
Beruntung dalam kejadian itu, warga tidak membabi buta dalam melampiaskan kemarahannya. Tersangka pelaku jambret bernama Bagas Bayu Aji (22) warga Desa Genengan, Jumantono, Karanganyar, Jateng, kemudian diserahkan ke Polsek Bulu, Polres Sukoharjo.
"Peristiwa penjambretan itu terjadi pada, Selasa (8/11/2022) lalu, sekira pukul 12.45 WIB. Korbannya seorang wanita bernama Badriana Nurul Izzah (19) warga Mlarak, Ponorogo, Jawa Timur (Jatim),' kata Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, Jum'at (18/11/2022).
Menurut Kapolres, korban saat kejadian bersama temannya berboncengan sepeda motor matik. Korban duduk di belakang sedangkan temannya yang mengemudikan sepeda motor.
"Memasuki daerah Kecamatan Bulu, korban sudah merasa dibuntuti oleh tersangka pelaku yang mengendarai sepeda motor matik. Sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP), motor korban dipepet oleh tersangka yang berupaya menarik tas milik korban," papar Kapolres.
Tersangka menarik tas korban dari sebelah kiri tangan korban dan berhasil. Tas yang direbut tersangka pelaku itu, berisi 1 unit ponsel merk Iphone, 1 unit powerbank, 1 dompet berisi uang, KTP, dan STNK sepeda motor.
"Setelah tasnya direbut, korban kemudian berteriak minta tolong, dan tersangka pelaku sendiri terjatuh hingga warga yang mendengar teriakan korban berdatangan membantu mengamankan tersangka pelaku," kata Kapolres.
Oleh warga, tersangka pelaku diserahkan kepada aparat kepolisian dari Resmob dan Polsek Bulu yang datang ke lokasi tak berselang lama setelah mendapat laporan kejadian.
Selain mengamankan tersangka pelaku, juga turut diamankan beberapa barang bukti diantaranya, 1 unit sepeda motor matik warna putih Nopol AD 2869 FX yang digunakan sebagai sarana penjambretan, 1 pasang plat nomor sepeda motor AD 2679 BBF, 1 buah tas
"Tersangka diduga telah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365 Ayat (1) KUH Pidana atau Pasal 362 KUH Pidana. Ancamannya hukuman penjara selama-lamanya 9 tahun," pungkas Kapolres.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait