Program tersebut diharapkan dapat memperkuat kemandirian pesantren secara kolektif, sekaligus menjawab kebutuhan riil di lapangan.
“Kami ingin tidak hanya memperkuat SDM, tetapi juga membangun kemandirian fisik pesantren melalui gerakan wakaf uang,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus penguatan peran pesantren sebagai pilar utama NU dalam menghadapi tantangan ke depan.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
