KM Mutiara Santosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, Puluhan Penumpang Masih Dievakuasi

Faris Purnama
KM Mutiara Santosa yang membawa 180 penumpang dan 47 kru terbakar di perairan Supadi, Sumenep.Foto: iNews/ Faris Purnama

SUMENEP, iNewsSragen.id – Musibah kebakaran menimpa Kapal Motor (KM) Mutiara Santosa 2 di perairan utara Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026) pagi. Tim SAR gabungan hingga Minggu siang masih melakukan operasi penyelamatan terhadap penumpang dan awak kapal.

Laporan kejadian pertama diterima Kantor SAR Surabaya sekitar pukul 08.24 WIB dari Syahbandar Tanjung Perak. Berdasarkan informasi dari operator kapal, PT Atosim Lampung Pelayaran, titik api muncul sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB sebelum komunikasi dengan nakhoda terputus.

Insiden tersebut memicu kepanikan di atas kapal. Sejumlah penumpang dilaporkan bertahan di bagian haluan dan anjungan kapal, sementara sebagian lainnya melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.

Koordinator Pos SAR Sumenep, Nur Hadi, mengatakan berdasarkan informasi awal, api diduga berasal dari area penyimpanan muatan di bagian bawah kapal.

"Informasi sementara api berasal dari muatan. Saat kejadian, sejumlah penumpang bertahan di area haluan dan anjungan kapal, sementara sebagian lainnya terpaksa melompat ke laut untuk menyelamatkan diri," ujarnya.

KM Mutiara Santosa 2 yang melayani rute Surabaya–Makassar diketahui mengangkut 180 penumpang dan 47 anak buah kapal (ABK).

Hingga Minggu siang, berdasarkan komunikasi radio terakhir di lokasi, sekitar 40 penumpang dan kru dilaporkan masih berada di atas kapal sambil menunggu proses evakuasi.

Evakuasi Dilakukan Bertahap

Proses penyelamatan dilakukan secara bertahap oleh tim SAR gabungan dengan melibatkan kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Kapal tugboat (TB) Hasnur 26 menjadi salah satu armada yang mengevakuasi korban dari KM Mutiara Santosa 2. Selanjutnya, para korban dipindahkan ke Kapal Meratus Project 3 yang bersiaga di sekitar lokasi.

Namun, Kapal Meratus Project 3 tidak dapat merapat langsung ke kapal yang terbakar karena sedang mengangkut muatan bahan berbahaya sehingga berpotensi menimbulkan risiko tambahan.

"Kapal Meratus Project 3 standby di lokasi namun tidak bisa mendekat langsung karena membawa muatan bahan berbahaya yang rawan memicu ledakan," kata Nur Hadi.

Untuk mempercepat proses penyelamatan, Kantor SAR Surabaya mengerahkan KN SAR 249 Permadi menuju lokasi kejadian. Sementara Pos SAR Sumenep juga menerjunkan Rigid Inflatable Boat (RIB) 01 dari Pelabuhan Kalianget.

Hingga berita ini ditulis, operasi pencarian dan evakuasi masih berlangsung. Petugas masih melakukan pendataan terhadap jumlah korban yang telah berhasil dievakuasi maupun kondisi para penumpang dan awak kapal. Penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Editor : Joko Piroso

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network