Harry mengatakan penguatan internal Kadin diperlukan agar koordinasi dan kolaborasi program kerja dengan pemerintah daerah maupun Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dapat berjalan lebih optimal.
Menurut dia, jaringan Kadin Jawa Tengah yang terhubung hingga tingkat nasional dapat menjadi salah satu sarana untuk mendorong program pengembangan ekonomi di daerah, termasuk Kabupaten Sragen.
Ia berharap kepengurusan baru Kadin Sragen mampu membangun komunikasi yang lebih erat dengan pemerintah sekaligus memperkuat peran dunia usaha dalam pembangunan ekonomi daerah.
Di tengah dinamika perekonomian global dan nasional, Harry mengaku tetap optimistis terhadap prospek ekonomi Jawa Tengah.
Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah saat ini berada di angka 5,7 persen, sedangkan pertumbuhan ekonomi nasional disebut sebesar 5,2 persen.
"Kita tetap optimistis melihat perkembangan pertumbuhan perekonomian yang sudah nyata. Jawa Tengah tumbuh melebihi nasional, dan kita menargetkan di akhir tahun bisa mencapai hingga 6 persen. Ini menjadi indikator bahwa dunia usaha kita masih survive dan berjalan normal," katanya.
Angka dan target tersebut merupakan pandangan serta proyeksi yang disampaikan Harry dalam kegiatan pelantikan pengurus Kadin Sragen.
Selain pertumbuhan ekonomi, Kadin Jawa Tengah juga menaruh perhatian pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan penyerapan tenaga kerja.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
