SRAGEN, iNewsSragen.id – Warung makan Ayam Maw Maw Lagi milik Abdul Rohman (46) di Kampung Sungkul RT 12/RW 04, Kelurahan Plumbungan, Kecamatan Karangmalang, Sragen, ludes terbakar.
Kebakaran sempat membuat pemilik dan warga sekitar panik. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Sragen, Tommy Isharyanto, mengatakan kebakaran pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 08.40 WIB, Sabtu (26/9/2026) pagi..
Berdasarkan hasil penanganan di lokasi, kebakaran diduga dipicu kebocoran gas elpiji pada bagian selang tabung.
"Kebakaran diduga akibat kebocoran gas Elpiji, tepatnya pada bagian selang tabung gas," ujar Tommy, Sabtu (26/9/2026).
Peristiwa bermula ketika Abdul Rohman menyalakan kompor untuk mempersiapkan aktivitas di warung. Tidak lama kemudian, terdengar suara mendesis dari arah tabung gas yang diduga menunjukkan adanya kebocoran.
Saat pemilik berupaya mematikan kompor, api kemudian menyambar dan membesar.
Abdul Rohman lantas meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pemadaman awal. Seorang warga, Sarlia Nurani, kemudian menghubungi Mako Damkar Kabupaten Sragen untuk meminta penanganan.
Petugas Damkar Sragen menerjunkan armada Unit Hino ke lokasi. Petugas tiba sekitar pukul 08.50 WIB dan langsung melakukan pemadaman.
"Durasi pemadaman memakan waktu sekitar 30 menit dengan menghabiskan kurang lebih 5.000 liter air. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 09.20 WIB tanpa kendala berarti," jelas Tommy.
Kobaran api menghanguskan bangunan warung makan. Asap pekat sempat terlihat di kawasan permukiman warga selama proses penanganan.
Meski bangunan warung ludes terbakar, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.
Sementara itu, nilai kerugian materiil akibat kebakaran masih dalam proses pendataan sehingga belum dapat dipastikan.
Penanganan kebakaran melibatkan sejumlah unsur, antara lain personel Damkar Kabupaten Sragen, TNI, Polri, FPRB Plumbungan, Tagana, Senkom, SAR PSHT Karangmalang, serta warga setempat.
Petugas bersama warga melakukan pemadaman dan penanganan hingga situasi di sekitar lokasi kembali terkendali.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
