Pada tahap pertama, sebanyak dua tangki air bersih disalurkan ke wilayah Kecamatan Mondokan. Sementara tiga tangki lainnya dikirim ke Kecamatan Sumberlawang.
Air bantuan tersebut kemudian dialirkan ke penampungan komunal milik warga. Kapasitas penampungan berkisar 5.000 hingga 8.000 liter sehingga dapat digunakan secara bersama-sama untuk memenuhi kebutuhan air warga.
Penyaluran dilakukan dengan mempertimbangkan titik yang masih mengalami keterbatasan air bersih akibat dampak kemarau panjang.
Nur Arifin mengatakan aksi kemanusiaan tersebut tidak hanya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air dalam jangka pendek.
Evaluasi terhadap kondisi pasokan air di sejumlah wilayah akan terus dilakukan. Relawan juga menyiapkan rencana penyaluran bantuan air bersih tahap berikutnya pada pekan depan.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan air bagi warga selama kondisi sumber mata air belum sepenuhnya pulih.
“Evaluasi pasokan air akan terus dilakukan, dan pengiriman bantuan air bersih tahap berikutnya telah dirancang pada pekan depan,” ujar Nur Arifin.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
