SRAGEN, iNewsSragen.id – Kecelakaan maut terjadi di kawasan underpass rel kereta api Kampung Bagan, Kelurahan Nglorog, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen, Minggu (18/10/2026) dini hari. Sebuah sepeda motor dilaporkan terperosok ke aliran sungai dengan kedalaman sekitar 4–5 meter. Satu orang meninggal dunia, sedangkan satu korban lainnya mengalami luka berat.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Beno Andri Aprilian (18), warga Dukuh Dawetan, Desa Bonagung, Kecamatan Tanon, Sragen. Sementara korban selamat, Deni Niko Prayoga (20), berasal dari alamat yang sama dan mengalami sejumlah cedera.
Banit Turjawali Pos Lantas Satlantas Polres Sragen, Aipda Suwandi, menjelaskan bahwa berdasarkan penyelidikan awal, peristiwa tersebut diduga merupakan kecelakaan tunggal.
“Diduga pengemudi sepeda motor tidak menguasai medan lintasan jalan perkampungan tersebut. Dalam kondisi cuaca gelap, kendaraan hilang kendali hingga terperosok dan masuk ke dalam sungai,” kata Suwandi, Minggu siang.
Ketua PSC 119 Kabupaten Sragen, dr. Udayanti Proborini, mengatakan laporan kejadian diterima Call Center PSC 119 Sukowati Sragen sekitar pukul 05.30 WIB dari Posko Siaga Bencana dan Pelayanan Ambulans 24 Jam PMI Kabupaten Sragen.
Menurut Udayanti, proses evakuasi menghadapi medan yang cukup curam dengan kedalaman sungai sekitar lima meter. Tim gabungan kemudian mengerahkan ambulans dan personel responder untuk memberikan pertolongan kepada para korban.
Evakuasi melibatkan PSC 119 Sukowati, PMI Kabupaten Sragen, aparat kepolisian, serta warga sekitar.
Deni selanjutnya dibawa ke IGD RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen untuk mendapatkan perawatan medis. Berdasarkan keterangan petugas, korban mengalami cedera patah tulang dan sejumlah luka lecet.
Sementara itu, jenazah Beno dievakuasi ke Instalasi Forensik RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen.
Berdasarkan informasi awal, kecelakaan diduga terjadi sebelum warga menemukan korban di aliran sungai saat pagi mulai terang. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas.
Hingga kini, Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Sragen menangani kasus tersebut untuk penyelidikan lebih lanjut, termasuk memastikan kronologi dan penyebab kecelakaan.
Polisi mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat berkendara, terutama di jalan perkampungan yang minim penerangan. Pengendara juga diminta menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan dan memastikan kendaraan tetap terkendali, khususnya saat melintas pada malam hingga dini hari.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
