Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Nama Ketua dan Sekjen Dicatut, LAPAAN RI Minta Publik Waspada
Advertisement . Scroll to see content

Bocah di Polokarto Tewas Tenggelam di Kubangan Galian C, Massa Tuntut Tanggung Jawab Pengelola

Rabu, 28 Desember 2022 | 18:59 WIB
  • author Nanang SN
Bocah di Polokarto Tewas Tenggelam di Kubangan Galian C, Massa Tuntut Tanggung Jawab Pengelola
Massa perguruan silat di Polokarto, Sukoharjo, mendatangi kawasan tambang galian C di Dukuh Krandon, Genengsari, Polokarto, tempat tenggelamnya seorang bocah warga setempat. Foto: iNews/ Nanang SN

Agung mempertanyakan standar operasi penambangan (SOP) ditempat itu, dimana telah lalai tidak segera meratakan kubangan tanah bekas galian hingga mengakibatkan nyawa seorang bocah melayang lantaran tercebur dalam kubangan itu.

"Saat ini kami berupaya mencari pengelola tambang, selain itu, kami juga berkomunikasi dengan pihak kepolisian. Rencananya akan ada pertemuan. Intinya kami menuntut tanggung jawab pengelola tambang seperti apa," tegasnya.

Disisi lain, langkah hukum juga telah dipersiapkan jika nantinya pihak pengelola tambang galian C tersebut tidak menunjukkan itikad baiknya. Diharapkan ada dialog untuk menyelesaikan persoalan.

"Karena peristiwa ini adalah sebuah kelalaian dari pengelola yang mengakibatkan korban jiwa. Kami akan mengawal kasus ini sampai selesai," tandasnya.

Terpisah Camat Polokarto Heri Mulyadi saat dihubungi melalui sambungan telepon membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun secara rinci, ia belum dapat memberi informasi lebih jauh.

"Tadi saya diberitahu sekira pukul 11.00 WIB, sedangkan kejadiannya pagi. Ini yang lebih jelasnya dengan pihak Polsek Polokarto saja," jawabnya.

Menyinggung tentang tuntutan agar pihak pengelola tambang dan Kades Genengsari bertanggung jawab, Heri menyampaikan, sedang berupaya untuk melakukan koordinasi."Kami koordinasikan dengan Kades," imbuhnya.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut