Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Motor Adu Banteng dengan Mobil MBG di Sragen, Siswi SMA Patah Kaki
Advertisement . Scroll to see content

Pertamina Tunggu Hasil Lab, Penjualan BBM Jenis Dexlite di SPBU Jetak Sragen Disetop

Jum'at, 22 Maret 2024 | 19:54 WIB
  • author Joko Piroso
Pertamina Tunggu Hasil Lab, Penjualan BBM Jenis Dexlite di SPBU Jetak Sragen Disetop
Penjualan Dexlite di SPBU Jetak, Kecamatan Sidoharjo, sementara dihentikan.Foto:iNews/Joko P

SRAGEN, iNewsSragen.id - Penjualan Dexlite di SPBU Jetak, Kecamatan Sidoharjo, sementara dihentikan sambil menunggu hasil uji lab terkait keluhan dari konsumen mengenai kandungan Dexlite. Meskipun pengecekan awal tidak menunjukkan adanya kandungan air yang tercampur.

Hanif Pradipta, SBM Rayon VII Pertamina, menjelaskan bahwa pengecekan awal telah dilakukan dan tidak ditemukan kandungan air di tangki maupun dispenser Dexlite di SPBU Jetak.

Meskipun begitu, pengambilan sampel tetap dilakukan untuk uji lab lebih lanjut.

"Sejauh ini telah kami lakukan pengecekan dan tidak ada kadar air didalam tangki. Untuk pengecekan lebih lanjut proses pengiriman sample dari SPBU untuk uji lab," ungkapnya.

Hanif juga menjelaskan bahwa sementara menunggu hasil uji lab, penjualan Dexlite di SPBU Jetak dihentikan. "Sambil menunggu hasil uji lab, penjualan Dexlite di SPBU Jetak tersebut distop," jelasnya melalui pesan singkat.

Petugas SPBU Jetak, Agung Purwanto, juga telah memeriksa tangki dan memastikan tidak ada campuran air di Dexlite. "Ini sudah saya cek, tidak ada airnya, Jadi untuk produk aman," tambahnya.

Sebelumnya, seorang warga bernama Parno mengalami masalah dengan kendaraannya setelah mengisi BBM jenis Dexlite di SPBU.

Setelah diperiksa, diduga masalah tersebut timbul akibat penggunaan bahan bakar Dexlite yang diduga tidak asli.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut