Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dugaan Pencubitan ABK di Sragen, DPRD Soroti Kompetensi Shadow Teacher
Advertisement . Scroll to see content

Program Makan Bergizi Gratis di Sragen Tunggu Anggaran dari Badan Gizi Nasional

Senin, 06 Januari 2025 | 20:23 WIB
  • author joko Piroso
Program Makan Bergizi Gratis di Sragen Tunggu Anggaran dari Badan Gizi Nasional
Komandan Kodim 0725/Sragen Letkol (Inf) Ricky Yulianto Wuwung (kiri).Foto:iNEWS/Joko P

SRAGEN,iNEWSSragen.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sragen masih menunggu alokasi anggaran dari Badan Gizi Nasional (BGN) untuk dapat dilaksanakan.

Program ini bertujuan menyediakan makanan bergizi bagi sekitar 198.000 orang, termasuk 12.000 orang di wilayah Gemolong, Sragen. Sasaran utama program ini adalah anak-anak sekolah, balita, ibu menyusui, dan ibu hamil.

Komandan Kodim 0725/Sragen Letkol (Inf) Ricky Yulianto Wuwung menjelaskan bahwa program MBG akan mencakup anak-anak pra-TK, TK, SD, SMP, SMA, serta anak-anak di pondok pesantren, Senin (6/1/222025).

Untuk balita, ibu menyusui, dan ibu hamil, distribusi makanan bergizi akan dilakukan 2-3 kali per minggu melalui posyandu atau puskesmas di sekitar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan radius 4-5 km.

Ricky menyatakan bahwa persiapan dapur untuk program ini telah mencapai 99,9%, hanya menunggu anggaran operasional dari yayasan yang ditunjuk oleh BGN. Anggaran program MBG sebesar Rp15.000 per orang, dengan perincian Rp10.000 untuk makanan dan Rp5.000 untuk operasional dapur.

Program MBG, yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden, telah dikoordinasikan dengan Sekretariat Daerah (Setda) dan melibatkan berbagai dinas, pemerintah daerah, TNI, dan Polri. Setiap kecamatan di Kabupaten Sragen akan memiliki dapur atau SPPG untuk melayani penerima manfaat.

Ricky menambahkan bahwa pelaksanaan program kemungkinan akan dimulai pekan depan. Skrining penerima manfaat akan dilakukan oleh BGN, dan Sragen tidak memerlukan uji coba karena hal tersebut sudah dilakukan di Solo. Untuk memaksimalkan operasional di Sragen, tenaga dari Dapur Mojo Wetan telah melakukan studi banding ke Solo.

Dengan persiapan matang dan koordinasi yang baik, Program MBG diharapkan segera berjalan, memberikan manfaat besar bagi masyarakat di Kabupaten Sragen.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut