Festival Kampung Ramadan 2026 di Sukoharjo Resmi Dibuka, 32 UMKM Ramaikan GP3D
SUKOHARJO,iNewsSragen.id – Semarak Ramadan mulai terasa di Kabupaten Sukoharjo. Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, resmi membuka Festival Kampung Ramadan di Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah (GP3D), Sabtu (21/2/2026) sore. Event tahunan ini digelar mulai 21 Februari hingga 19 Maret 2026 dengan mengusung misi besar, mendorong UMKM lokal naik kelas dan semakin kompetitif.
Pembukaan berlangsung meriah dengan festival kuliner UMKM, beragam lomba, serta hiburan rakyat yang menyedot antusiasme warga. Sebanyak 32 stan makanan, minuman, dan sembako turut ambil bagian, menghadirkan ragam menu berbuka puasa sekaligus membuka peluang peningkatan omzet bagi pelaku usaha kecil.
Dalam sambutannya, Etik menegaskan peran strategis UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah sekaligus perekat sosial masyarakat.
“UMKM adalah tulang punggung perekonomian bangsa dan daerah, serta perekat sosial yang mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap melalui Kampung Ramadan, pelaku UMKM tidak hanya meraih keuntungan musiman, tetapi mampu berkembang lebih profesional, inovatif, dan berdaya saing hingga tingkat nasional bahkan internasional.
Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif mendukung UMKM melalui inovasi produk, penguatan pemasaran, serta kemudahan akses pembiayaan.
“Pesan saya kepada para pelaku UMKM agar lebih produktif, terus menunjukkan karyanya, bersemangat dan berinovasi menghasilkan produk berkualitas,” ujarnya.
Momentum Ramadan juga dimanfaatkan untuk berbagi. Secara simbolis, Bupati menyerahkan santunan yang dihimpun Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kepada 150 anak yatim dan piatu.
“Mereka bagian dari keluarga besar kita yang harus dirawat, dididik, dan diberi perhatian khusus. Bantuan ini adalah bentuk kepedulian pemerintah dan seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Diskopumdag Sukoharjo, Sumarno, menjelaskan bahwa Kampung Ramadan merupakan agenda rutin tahunan di bawah arahan langsung Bupati. Kegiatan ini tidak hanya menjadi pusat kuliner berbuka puasa, tetapi juga strategi konkret menggerakkan roda ekonomi lokal.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menggerakkan ekonomi UMKM sekaligus menyediakan pusat kuliner bagi masyarakat dalam suasana Ramadan,” jelasnya.
Kampung Ramadan dibuka setiap hari mulai pukul 13.30 WIB hingga selesai di GP3D Sukoharjo. Setelah berakhir pada 19 Maret 2026, rangkaian kegiatan akan berlanjut dengan Kampung Syawal pada 23–29 Maret 2026.
Dengan konsep festival ekonomi kerakyatan yang dikemas dalam nuansa religius, Kampung Ramadan diharapkan menjadi momentum kebangkitan UMKM Sukoharjo untuk benar-benar “naik kelas” di tahun 2026.
Editor : Joko Piroso