Lebaran di Sragen, Bahlil Lahadalia Silaturahmi ke Kampung Halaman Istri
SRAGEN, iNewsSragen.id - Suasana hangat Lebaran menyelimuti Desa Sribit, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Rabu (25/3/2026). Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mengunjungi kampung halaman istrinya, Sri Suparni.
Kunjungan tersebut berlangsung dalam nuansa kekeluargaan khas Hari Raya Idul Fitri. Bahlil tampak menyapa keluarga besar serta masyarakat setempat yang antusias menyambut kedatangannya.
Mengenakan pakaian santai, Bahlil tiba di kediaman Kepala Desa Sribit, Sutaryo. Kehadirannya disambut hangat oleh warga yang memanfaatkan momen tersebut untuk bersilaturahmi sekaligus bertemu langsung dengan tokoh nasional asal pemerintah pusat tersebut.
Suasana guyub dan penuh keakraban terlihat selama kegiatan berlangsung. Warga tampak berbaur, berjabat tangan, serta menikmati hidangan khas Lebaran bersama.
“Iya, insyaallah tiap tahun. Ini tradisi saja, tradisi meninjau keluarga,” ujar Bahlil saat ditemui di lokasi.
Meski bersifat silaturahmi keluarga, kunjungan tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh Partai Golkar dari wilayah Solo Raya. Di antaranya Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji, anggota DPR RI Juliatmono, serta sejumlah pengurus dan anggota legislatif dari Sragen, Karanganyar, dan Wonogiri.
Kehadiran para tokoh tersebut menambah nuansa konsolidasi politik yang berlangsung secara santai di tengah suasana Lebaran.
Di sela kunjungannya, Bahlil juga menanggapi isu energi nasional, khususnya terkait fluktuasi harga minyak mentah dunia. Ia menyebut harga Indonesian Crude Price (ICP) saat ini berada pada kisaran tinggi, dipengaruhi dinamika global.
“Harga ICP berada di kisaran 100 sampai 110 dolar AS, kadang di bawah 100. Kita lihat perkembangan situasi global,” jelasnya.
Meski demikian, Bahlil memastikan ketahanan energi nasional masih dalam kondisi aman. Ia menegaskan pasokan bahan bakar seperti solar, bensin, hingga LPG tetap terjaga dan relatif stabil.
“Untuk ketersediaan energi dalam negeri, alhamdulillah masih aman,” tambahnya.
Editor : Joko Piroso