Duka Lebaran: Polisi Sukoharjo Wafat, Kapolres Turun Langsung Panggul Peti Jenazah
SUKOHARJO iNewsSragen.id — Di tengah suasana Idulfitri yang biasanya menghadirkan kehangatan dan kebahagiaan, duka justru menyelimuti keluarga besar Polres Sukoharjo. AIPTU Muhammad Arfah Subqi, sosok polisi yang dikenal berdedikasi, berpulang di usia 53 tahun pada Senin (23/3/ 2026) dinihari.
Hari yang seharusnya menjadi momen berkumpul dan bersuka cita bersama keluarga berubah menjadi hari kehilangan. Kepergian almarhum meninggalkan kesunyian, tak hanya di tengah keluarga, tetapi juga di antara rekan-rekan satu institusi yang selama ini mengenalnya sebagai pribadi yang tenang dan penuh tanggung jawab.
Siang harinya, Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo, datang langsung ke rumah duka di Kaloran, Kelurahan Giritirto, Wonogiri. Ia tidak sendiri, jajaran pejabat utama dan anggota turut hadir, membawa duka sekaligus penghormatan terakhir bagi rekan yang telah mengabdi.
Namun, yang paling membekas adalah momen saat Kapolres tak sekadar hadir sebagai pimpinan. Ia berdiri sejajar dengan anggota lainnya, ikut memanggul peti jenazah secara bergantian. Dalam diam, langkah-langkah itu seakan menjadi bahasa penghormatan, bahwa almarhum bukan hanya anggota, tetapi bagian dari keluarga besar yang kehilangan.
Prosesi berjalan khidmat. Isak haru tak terbendung, menyatu dengan suasana Lebaran yang mendadak terasa berbeda.
Kasi Humas Polres Sukoharjo, Marlin Supu Payu, menyampaikan bahwa kepergian almarhum menjadi pukulan berat, terlebih terjadi di momen Syawal.
“Ini menjadi duka bagi kami semua. Di tengah suasana Lebaran, kami harus kehilangan salah satu anggota terbaik,” ujarnya lirih.
Editor : Joko Piroso