get app
inews
Aa Text
Read Next : Kisah Operator 110 Polres Sragen, Garda Terdepan Layanan Darurat Saat Mudik

Arus Balik Lebaran di Sragen Lebih Lancar, Lalu Lintas Tol dan Arteri Turun

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:02 WIB
header img
Kasatlantas Polres Sragen, AKP Kukuh Tirto Satrio Leksono Bersama Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari.Foto: DOK iNews/Joko P

SRAGEN, iNewsSragen.id - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sragen mencatat arus mudik dan balik Lebaran 2026 di wilayah Kabupaten Sragen berlangsung relatif lancar. Penurunan volume kendaraan terjadi baik di jalur tol maupun arteri, meski tidak sepenuhnya mencerminkan berkurangnya jumlah pemudik.

Kasatlantas Polres Sragen, AKP Kukuh Tirto Satrio Leksono, menjelaskan bahwa pada hari ke-12 Operasi Ketupat, terjadi penurunan arus kendaraan di jalan tol sekitar 0,96 persen. Sementara di jalur arteri, penurunan tercatat lebih tinggi, yakni sekitar 7,06 persen, Jumat (27/3/2026).

Menurutnya, penurunan di jalur arteri tidak serta-merta menunjukkan jumlah pemudik berkurang. Hal itu karena jalur arteri juga digunakan untuk mobilitas masyarakat lokal selama periode Lebaran.

“Secara kasat mata, arus lalu lintas memang terlihat lebih lancar dan landai. Hal ini juga dipengaruhi oleh durasi arus balik yang lebih panjang dibanding arus mudik,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi tersebut berdampak pada berkurangnya rekayasa lalu lintas, termasuk penutupan rest area. Jika pada tahun sebelumnya rest area sempat ditutup hingga lima sampai tujuh kali, tahun ini hanya dilakukan satu kali penutupan di rest area 519. Bahkan saat arus balik, tidak ada penutupan sama sekali.

AKP Kukuh juga mengungkapkan bahwa arus lalu lintas di Sragen tidak hanya didominasi kendaraan dari arah Jawa Timur menuju Jakarta, tetapi juga sebaliknya. Pada H+2 dan H+3 Lebaran, arus kendaraan dari arah barat menuju Jawa Timur terpantau cukup tinggi.

Fenomena ini diduga dipengaruhi meningkatnya minat wisata ke Yogyakarta, terutama setelah akses tol menuju wilayah tersebut semakin terbuka. Banyak kendaraan berpelat Jawa Timur yang melintas dari arah barat menuju timur.

Selain pengaturan lalu lintas, Satlantas Polres Sragen juga menghadirkan sekitar 20 inovasi pelayanan berbasis hospitality selama Operasi Ketupat. Seluruh layanan tersebut dipusatkan di Pos Terpadu dengan dukungan dua pos pelayanan dan tiga pos pengamanan.

Salah satu inovasi yang mendapat perhatian adalah “Mbak Dewi” atau Mobile Baterai Listrik, yakni layanan pengisian daya darurat bagi kendaraan listrik. Layanan ini disiapkan sebagai respons meningkatnya penggunaan kendaraan listrik di jalur mudik.

Selain itu, tersedia pula layanan bengkel gratis untuk perbaikan ringan, BBM mobile dengan bantuan bahan bakar terbatas, layanan derek dan rescue bekerja sama dengan BPBD, hingga pos kesehatan dengan fasilitas pemeriksaan gratis seperti cek gula darah, kolesterol, asam urat, dan tekanan darah.

Fasilitas lain yang disediakan antara lain tempat istirahat, mushola, kursi pijat, kopi gratis, hingga monitoring center berbasis CCTV terintegrasi. Bahkan, tersedia media center untuk mendukung kebutuhan peliputan bagi jurnalis.

Terkait kecelakaan lalu lintas, hingga saat ini tercatat sebanyak 34 kejadian. Data tersebut masih dalam tahap evaluasi dan akan dibandingkan dengan periode Lebaran tahun sebelumnya.

Sementara itu, tren penggunaan kendaraan listrik di Sragen diakui meningkat, meski belum terdapat data statistik resmi. Selama periode mudik, layanan “Mbak Dewi” tercatat telah membantu beberapa pengguna kendaraan listrik yang mengalami kendala daya di perjalanan.

Dengan berbagai upaya tersebut, Satlantas Polres Sragen menilai pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini berjalan lebih terkendali, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut