Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jelang TEI 2026: Wamendag Tinjau Pabrik Mebel Rotan di Sukoharjo, Bidik Pasar Ekspor
Advertisement . Scroll to see content

Jelang May Day, Tim Negosiator Polres Sukoharjo Disiagakan: Siap Redam Potensi Aksi Anarkis

Selasa, 31 Maret 2026 | 09:32 WIB
  • author Nanang SN
Jelang May Day, Tim Negosiator Polres Sukoharjo Disiagakan: Siap Redam Potensi Aksi Anarkis
Apel kesiapan Tim Negosiator Polres Sukoharjo menjelang peringatan May Day. (Foto: Istimewa).

SUKOHARJO,iNewsSragen.id – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Polres Sukoharjo menegaskan kesiapan penuh menghadapi potensi gejolak aksi massa. Tim negosiator disiagakan sebagai garda depan untuk meredam potensi unjuk rasa anarkis dan menjaga situasi tetap kondusif.

Kesiapan itu ditunjukkan melalui apel pengecekan yang digelar di Lapangan Presisi Polres Sukoharjo, Senin (30/3/2026), dipimpin langsung Kapolres Anggaito Hadi Prabowo. Sekitar 70 personel gabungan diterjunkan, mulai dari pejabat utama, kapolsek jajaran, hingga tim negosiator dan penegakan hukum.

Dalam arahannya, Kapolres menekankan peran krusial tim negosiator sebagai “penyejuk” di tengah potensi ketegangan antara aparat dan massa.

“Tim Negosiator harus menjadi jembatan komunikasi, agar penyampaian aspirasi berjalan aman, tertib, dan situasi tetap kondusif,” tegasnya.

Ia mengingatkan, momentum May Day kerap diwarnai mobilisasi massa dalam jumlah besar, sehingga pendekatan persuasif menjadi kunci utama untuk mencegah eskalasi konflik.

“Ke depan kita akan menghadapi agenda May Day. Peran negosiator sangat vital untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah,” imbuhnya.

Tak hanya menyiapkan pendekatan humanis, jajaran kepolisian juga memastikan kesiapan langkah penegakan hukum jika situasi berkembang menjadi kerusuhan. Pengecekan dilakukan langsung terhadap kesiapan personel, termasuk unit yang menangani tindak pidana, serta kasus yang melibatkan perempuan dan anak.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi preventif Polres Sukoharjo untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. Polisi memastikan, setiap potensi aksi dapat dikelola tanpa kekerasan, dengan komunikasi sebagai senjata utama menjaga Sukoharjo tetap aman dan “hijau” jelang May Day.

Editor: Joko Piroso

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut