Perkelahian Antar Pelajar di SMP Sragen Berujung Maut, Polisi Lakukan Penyelidikan
SRAGEN, iNewsSragen.id - Peristiwa tragis terjadi di lingkungan SMP Negeri 2 Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, pada Selasa (7/4/2026) siang. Seorang siswa dilaporkan meninggal dunia setelah diduga terlibat perkelahian dengan sesama pelajar. Kasus ini kini dalam penanganan pihak kepolisian.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian berlangsung sekitar pukul 12.00 WIB saat kegiatan belajar mengajar tidak berlangsung atau dalam kondisi jam kosong. Suasana sekolah yang semula kondusif mendadak berubah setelah korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Korban diketahui merupakan pelajar asal Desa Jati, Kecamatan Sumberlawang. Sementara itu, terduga pelaku juga merupakan siswa di sekolah yang sama. Hingga kini, identitas lengkap pihak-pihak yang terlibat belum dipublikasikan karena masih di bawah umur.
Berdasarkan informasi awal yang berkembang, peristiwa perkelahian diduga terjadi di area kamar mandi sekolah. Namun demikian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan kronologi serta penyebab pasti kejadian.
Kasatreskrim Polres Sragen AKP Catur Agus Yudo Praseno menyampaikan bahwa pihaknya telah turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal. Polisi juga melakukan koordinasi dengan pihak sekolah, orang tua, serta instansi terkait, termasuk Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).
“Penanganan dilakukan dengan mengedepankan prinsip perlindungan anak, mengingat pihak-pihak yang terlibat masih di bawah umur,” ujarnya.
Peristiwa perkelahian diduga terjadi di area kamar mandi sekolah.Foto:iNews/Joko P
Sementara itu, Dinas Pendidikan melalui Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Bidang SMP, Yuni Susilowati, membenarkan adanya insiden tersebut. Namun, pihaknya masih menunggu laporan resmi secara lengkap dari pihak sekolah dan kepolisian.
“Informasi awal memang ada kejadian di sekolah, namun kami masih menunggu laporan lengkap untuk memastikan kronologi dan langkah selanjutnya,” katanya.
Hingga berita ini ditulis, jenazah korban masih menjalani pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebab pasti kematian. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius berbagai pihak, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya pengawasan serta pembinaan di lingkungan sekolah. Upaya pencegahan kekerasan antar pelajar dinilai perlu terus diperkuat guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.
Editor : Joko Piroso