get app
inews
Aa Text
Read Next : Sidang Kasus Asusila Guru TK di PN Sragen, Hakim Jatuhkan Vonis 2 Tahun

Dapur Marhaen Diluncurkan, PDIP Sragen Bagikan 500 Makanan dan Pengobatan Gratis

Senin, 13 April 2026 | 17:18 WIB
header img
Warga menjalani pemeriksaan kesehatan dalam layanan pengobatan gratis yang digelar DPC PDI Perjuangan Sragen, meliputi cek tensi, gula darah, hingga konsultasi medis.Foto:iNews/ Joko P

SRAGEN, iNewsSragen.id - Ribuan warga Kabupaten Sragen antusias mengikuti peluncuran program Dapur Marhaen yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Sragen di Pendapa kantor DPC setempat. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan layanan pengobatan gratis bagi masyarakat.

Program ini merupakan inisiatif dari DPP PDI Perjuangan yang dilaksanakan serentak di 35 DPC se-Jawa Tengah. Pada peluncuran perdana di Sragen, panitia menyalurkan sebanyak 500 paket makanan bergizi gratis kepada masyarakat.

Penerima manfaat berasal dari berbagai kalangan, mulai dari warga sekitar, tukang becak, pekerja informal, pengemudi ojek daring, hingga buruh angkut di pasar tradisional.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sragen, Untung Wibowo Sukawati, mengatakan program Dapur Marhaen akan dilaksanakan secara rutin setiap tanggal 10 setiap bulan.

“Kami memanfaatkan warung di depan kantor DPC sebagai dapur marhaen. Hari ini ada 500 porsi makanan bergizi yang dibagikan secara gratis kepada warga,” ujarnya, Minggu (12/04/2026).

Selain pembagian makanan, kegiatan ini juga menghadirkan layanan pengobatan gratis yang diikuti lebih dari 100 warga dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak muda hingga lanjut usia.

Dalam pelaksanaannya, DPC PDI Perjuangan Sragen menggandeng RSUI Amal Sehat Sragen dengan menghadirkan tim dokter dan tenaga kesehatan.

Layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, oksigen dalam darah (oksimeter), cek gula darah, hingga konsultasi medis secara langsung. Warga juga mendapatkan obat-obatan dan vitamin secara gratis sesuai hasil pemeriksaan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, keluhan yang paling banyak ditemui adalah tekanan darah tinggi dan kadar gula darah yang tidak terkontrol.

Bowo menambahkan, program Dapur Marhaen dan pengobatan gratis ini akan terus diperluas dengan menyasar seluruh kecamatan di Sragen.

“Ke depan akan kami gelar secara bergilir di 20 kecamatan setiap tanggal 10. Lokasinya memanfaatkan rumah anggota Fraksi PDIP di DPRD Sragen,” jelasnya.

Ia menilai antusiasme masyarakat menjadi indikator bahwa program tersebut dibutuhkan, khususnya bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan akses pangan dan layanan kesehatan.

Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mendukung upaya peningkatan kesejahteraan, khususnya di sektor kesehatan dan pemenuhan gizi.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut