get app
inews
Aa Text
Read Next : Bocah 5 Tahun Meninggal Tenggelam di Sungai Gajah Wong Bantul, Diduga Terpeleset Saat Bermain

Petani Perempuan Ditemukan Meninggal di Sawah, Diduga Tersengat Jebakan Tikus Beraliran Listrik

Selasa, 28 April 2026 | 17:56 WIB
header img
Petugas kepolisian bersama Tim Inafis melakukan olah TKP di area persawahan Dukuh Kiping, Sambungmacan, Sragen, Selasa (28/4/2026).Foto:Istimewa

SRAGEN, iNewsSragen.id — Suasana pagi di kawasan persawahan Dukuh Kiping, Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, mendadak berubah duka setelah seorang perempuan petani ditemukan meninggal dunia, Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Korban diduga tersengat aliran listrik yang terhubung dengan jebakan tikus di area persawahan.

Korban diketahui berinisial Sp (51), warga setempat yang sehari-hari bekerja sebagai petani. Ia ditemukan dalam kondisi tertelungkup di tepi jalan persawahan, berdekatan dengan sepeda motor miliknya yang dalam kondisi roboh.

Peristiwa itu pertama kali diketahui Sukirno, pemilik lahan sawah, saat hendak mematikan mesin genset yang digunakan untuk mengalirkan listrik ke jebakan tikus. Saat tiba di lokasi, saksi mendapati korban sudah tidak bernyawa dan diduga masih bersentuhan dengan kabel beraliran listrik.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kapolsek Sambungmacan AKP Warseno membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, polisi segera bergerak ke lokasi usai menerima laporan dari perangkat desa.

“Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup dan diduga kuat tersengat aliran listrik dari jebakan tikus yang masih aktif,” ujar AKP Warseno.

Petugas Polsek Sambungmacan bersama Tim Inafis Polres Sragen kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), identifikasi, dokumentasi, serta mengamankan sejumlah barang bukti.

Dari lokasi kejadian, polisi menemukan satu unit genset merek General Power ET2500C, kabel listrik yang masih terhubung, kawat bendrat sekitar dua meter, serta satu bohlam lampu yang diduga menjadi bagian rangkaian jebakan listrik. Sepeda motor Honda Astrea milik korban juga ditemukan di lokasi dalam kondisi terjatuh.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diduga terjatuh dari sepeda motor saat melintas di jalan persawahan, lalu mengenai kabel jebakan tikus yang masih dialiri listrik.

“Dugaan sementara korban terjatuh ke sisi kiri jalan dan tersentuh rangkaian jebakan yang masih aktif,” jelas Kapolsek.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen untuk visum guna memastikan penyebab kematian secara medis. Polisi juga memeriksa sejumlah saksi dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Sragen untuk mendalami pihak yang bertanggung jawab atas pemasangan jebakan listrik tersebut.

Status perkara saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

Peristiwa ini kembali menjadi sorotan terkait penggunaan jebakan tikus beraliran listrik yang dinilai berbahaya dan berpotensi menimbulkan korban jiwa. Polisi mengimbau masyarakat tidak lagi menggunakan metode tersebut karena berisiko fatal dan dapat menimbulkan konsekuensi hukum.

“Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas. Kami mengimbau masyarakat tidak memakai jebakan tikus beraliran listrik dan segera melapor jika menemukan praktik serupa,” tegas AKP Warseno.

Insiden ini meninggalkan duka bagi keluarga korban sekaligus menjadi pengingat serius pentingnya keselamatan dalam aktivitas pertanian di wilayah pedesaan.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut