Kolaborasi Linmas dan Posyandu, Inovasi Masaran Dorong Layanan Kesehatan Kelompok Rentan
SRAGEN, iNewsSragen.id — Kecamatan Masaran menghadirkan terobosan pelayanan publik melalui inovasi MAS ATENG BALI JALAN atau Linmas Awas Wong Meteng, Balita, Remaja, dan Lansia, sebagai upaya memperkuat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat melalui kegiatan posyandu.
Program ini menjadi inovasi kolaboratif yang melibatkan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) tidak hanya pada aspek keamanan, tetapi juga sebagai pendamping warga dalam mendukung akses layanan kesehatan bagi kelompok rentan, mulai ibu hamil, balita, remaja hingga lansia.
Camat Masaran H. Suratman mengatakan inovasi tersebut lahir dari kebutuhan menjawab sejumlah kendala di lapangan, seperti rendahnya partisipasi warga dalam kegiatan posyandu, keterbatasan akses transportasi bagi warga rentan, hingga belum optimalnya dukungan keamanan dan ketertiban saat pelayanan berlangsung.
“Melalui inovasi ini kami ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat mengakses layanan posyandu secara aman, nyaman, dan mudah dijangkau. Peran Linmas kami perluas tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga membantu mobilitas warga serta mendorong partisipasi masyarakat,” ujar Suratman, Rabu (29/4/2026).
Dalam implementasinya, anggota Linmas dilibatkan untuk membantu menjemput atau mendampingi warga rentan menuju lokasi posyandu, mengatur kelancaran kegiatan, hingga menjadi tim siaga jika muncul kondisi kedaruratan kesehatan di lingkungan masyarakat.
Konsep ini dinilai menjadi pendekatan baru dalam pelayanan kesehatan tingkat kecamatan, karena mengintegrasikan unsur pemberdayaan masyarakat, pelayanan dasar kesehatan, dan dukungan sosial secara terpadu.
Seiring berjalan, program MAS ATENG BALI JALAN mulai menunjukkan dampak positif. Kunjungan masyarakat ke posyandu dilaporkan meningkat, akses layanan bagi ibu hamil dan lansia lebih terbantu, serta suasana kegiatan posyandu menjadi lebih tertib, aman, dan nyaman.
Editor : Joko Piroso