Inovasi “Sensasi” Kecamatan Gesi Sragen, Senam Bareng Sambil Serap Aspirasi Warga
SRAGEN, iNewsSragen.id - Pemerintah Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, menghadirkan terobosan baru dalam menyerap aspirasi masyarakat melalui program bertajuk “Sensasi” atau Senam Sehat Warga Gesi Serap Aspirasi.
Program ini menggabungkan kegiatan olahraga bersama dengan forum diskusi santai, sehingga warga dapat menyampaikan berbagai masukan secara langsung kepada pemerintah setempat dalam suasana yang lebih cair.
Kegiatan Sensasi dilaksanakan secara rutin setiap dua pekan dengan lokasi bergantian di sejumlah desa di wilayah Kecamatan Gesi.
Pelaksana Tugas (Plt) Camat Gesi, Dion Henry Wibowo, mengatakan kegiatan ini diikuti oleh warga, perangkat desa, serta jajaran aparat kecamatan.
“Setelah senam pagi, kegiatan dilanjutkan dengan sarapan bersama. Dalam suasana santai itulah warga menyampaikan aspirasi mereka,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
Menurut Dion, pendekatan ini dinilai lebih efektif dibandingkan forum formal yang cenderung kaku. Melalui suasana yang lebih akrab, warga dapat menyampaikan keluhan maupun usulan tanpa tekanan.
Ia menyebut, berbagai persoalan yang sebelumnya jarang terungkap kini mulai muncul dalam forum tersebut, mulai dari infrastruktur lingkungan hingga pelayanan publik.
“Dengan komunikasi yang lebih terbuka, kami bisa menangkap kondisi riil di lapangan dan merumuskan langkah penanganan yang lebih tepat sasaran,” jelasnya.
Program Sensasi sendiri telah berjalan sejak awal tahun 2025 dan terus mendapat respons positif dari masyarakat. Selain sebagai sarana penyerapan aspirasi, kegiatan ini juga memberikan manfaat dalam meningkatkan kesehatan dan kebersamaan warga.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk menjalani pola hidup aktif sekaligus membangun kedekatan dengan pemerintah.
Dion berharap, inovasi tersebut dapat memperkuat hubungan antara masyarakat dengan perangkat desa maupun kecamatan, sehingga tercipta komunikasi yang lebih harmonis dan partisipatif.
“Harapannya, jarak antara pemerintah dan masyarakat semakin dekat, sehingga pembangunan bisa berjalan sesuai kebutuhan warga,” pungkasnya.
Editor: Joko Piroso