get app
inews
Aa Text
Read Next : Pemkab Sragen Gelontorkan Rp3 Miliar untuk Koperasi Merah Putih, 94 Titik Sudah Rampung

Sri Sultan HB X Akan Napak Tilas Jejak Pangeran Mangkubumi di Sragen pada Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 19:36 WIB
header img
Sekretaris Daerah Kabupaten Sragen, Hargiyanto, memberikan keterangan terkait rangkaian peringatan Hari Jadi ke-280 Kabupaten Sragen.Foto: iNews/Joko P

SRAGEN, iNewsSragen.idGubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengkubuwono X, dijadwalkan melakukan muhibah budaya sekaligus napak tilas perjuangan Pangeran Mangkubumi di wilayah Bumi Sukowati, Kabupaten Sragen, pada Juni 2026 mendatang.

Agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-280 Kabupaten Sragen sekaligus penutup seluruh rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Sragen tahun ini. Dalam agenda itu, Sri Sultan direncanakan menginap selama dua malam di Sragen.

Napak tilas tersebut akan menelusuri sejumlah petilasan perjuangan Pangeran Mangkubumi atau Raden Mas Sujono, nama kecil Sri Sultan Hamengkubuwono I, saat melakukan perjuangan melawan penjajahan Belanda dengan basis perlawanan di wilayah Sukowati.

Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Sragen, Sutrisna, mengatakan sejumlah titik yang akan dikunjungi masih dalam tahap pendataan oleh Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen.

Menurutnya, beberapa lokasi yang memiliki nilai sejarah besar telah masuk dalam daftar awal rute kunjungan Sultan.

“Rencananya Sultan akan hadir pada 25 Juni 2026. Sultan akan napak tilas di sejumlah petilasan Pangeran Mangkubumi. Beberapa tempat yang masuk pembahasan di antaranya wilayah Jekawal, Gua Mangkubumi di Gebang, hingga joglo di Krikilan Masaran,” ujar Sutrisna, Rabu (13/5/2026).

Desa Jekawal, Kecamatan Tangen, disebut menjadi salah satu lokasi yang berpotensi masuk agenda utama kunjungan. Wilayah tersebut memiliki nilai historis karena pernah menjadi pusat pertahanan atau keraton ing ngalaga yang dibangun Pangeran Mangkubumi dengan tata ruang menyerupai ibu kota kerajaan.

Selain agenda sejarah, kunjungan Sri Sultan HB X juga akan diisi berbagai pertunjukan budaya yang dipersiapkan Pemerintah Kabupaten Sragen.

"Nantinya ada pertunjukan tarian budaya yang akan ditampilkan di hadapan Sultan," imbuh Sutrisna.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sragen, Hargiyanto, mengatakan rangkaian Hari Jadi Sragen tahun ini berlangsung cukup padat. Sejumlah kegiatan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dikolaborasikan menjadi bagian dari perayaan HUT Sragen.

"Kami menyediakan anggaran pendamping Rp60 juta. Kegiatan pokok seperti malam tirakatan, ziarah lokal, ziarah ke Imogiri, hingga perayaan Hari Jadi masuk dalam agenda utama," katanya.

Selain kegiatan seremonial, berbagai acara hiburan dan kegiatan masyarakat juga digelar di 21 titik berbeda. Di antaranya Festival Prehistory, Bupati Cup 2026, pertunjukan musik, wayang kulit, tayuban, pameran otomotif, Sragen Kreatif Festival hingga kegiatan funbike.

Menurut Hargiyanto, salah satu agenda yang diperkirakan menyedot perhatian masyarakat adalah funbike akhir Mei mendatang. Pemerintah menargetkan sedikitnya 4.000 peserta, bahkan optimistis jumlah peserta dapat menembus angka 10 ribu orang.

Adapun rute funbike akan melintasi jalur Sragen–Waduk Kembangan–Bonggo–Kedawung–kembali ke Sragen dengan jarak sekitar 30 kilometer.

Kunjungan Sri Sultan HB X diharapkan menjadi momentum penguatan nilai sejarah, budaya, dan identitas Kabupaten Sragen sebagai bagian penting perjalanan sejarah Mataram di masa lampau.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut