Wagub Jateng Tinjau MTs Muhammadiyah 4 Bulu Sragen, Perbaikan Tiga Kelas Segera Dilakukan
Sementara itu, Bupati Sragen Sigit Pamungkas menyampaikan langkah cepat telah dilakukan pemerintah daerah sejak insiden terjadi. Prioritas utama, menurutnya, memastikan seluruh korban memperoleh penanganan medis.
“Biaya pengobatan korban ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Sragen,” kata Sigit.
Pemkab Sragen juga telah berkoordinasi dengan Muhammadiyah, Kementerian Agama, dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah guna mempercepat proses pembangunan kembali ruang kelas yang rusak.
Selain rehabilitasi bangunan, pemerintah daerah juga menyiapkan bantuan perlengkapan belajar dan mebel sekolah yang rusak akibat insiden tersebut.
Sigit menilai peristiwa ini menjadi pengingat penting perlunya evaluasi kondisi bangunan sekolah secara berkala, terutama terhadap sekolah-sekolah dengan usia bangunan yang sudah lama.
“Kalau dilihat secara umum, sekolah rusak atau kurang layak masih cukup banyak. Ini akan menjadi evaluasi agar ke depan penanganannya bisa diprioritaskan,” ujarnya.
Diketahui sebelumnya, atap ruang kelas VII MTs Muhammadiyah 4 Bulu roboh pada Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 07.30 WIB saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. Akibat kejadian itu, tujuh siswa dan satu guru mengalami luka dan sempat menjalani perawatan medis.
Untuk sementara, kegiatan pembelajaran akan dipindahkan ke lokasi alternatif, termasuk memanfaatkan tempat ibadah sambil menunggu proses renovasi selesai dilakukan.
Editor : Joko Piroso