get app
inews
Aa Text
Read Next : Membludak! Alun-Alun Selatan Solo Dipadati 20 Ribu Jemaah Gempass Bersholawat Bersama Gus Iqdam

Nasab Jadi Dasar Utama, Ini Penjelasan Mengapa KGPH Hangabehi Dipilih Menjadi PB XIV

Selasa, 02 Juni 2026 | 23:50 WIB
header img
PB XIV Hangabehi (berbusana beskap cokelat) bersama keluarga besar Karaton Surakarta.Foto: Istimewa

SOLO,iNewsSragen.idKetua Lembaga Dewan Adat (LDA) Karaton Surakarta, G.K.R. Koes Moertiyah Wandansari atau Gusti Moeng, menjelaskan bahwa garis keturunan atau nasab menjadi salah satu dasar utama dalam penetapan KGPH Hangabehi sebagai Sinuhun Paku Buwono XIV Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Penjelasan tersebut disampaikan menyusul munculnya berbagai pertanyaan publik mengenai alasan keluarga besar Karaton Surakarta menetapkan KGPH Hangabehi sebagai penerus kepemimpinan adat setelah wafatnya Paku Buwono XIII.

"Saya hanya ingin meluruskan sesuai garis nasabnya," ujar Gusti Moeng kepada awak media, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, penetapan pemimpin adat Karaton Surakarta tidak dilakukan secara sederhana. Selain mempertimbangkan nasab, keluarga besar karaton dan trah Mataram Islam Surakarta juga melihat aspek kepemimpinan, tanggung jawab, pemahaman adat, serta kemampuan mengayomi keluarga besar karaton.

Gusti Moeng menjelaskan, PB XIV Hangabehi yang memiliki nama lahir Gusti Raden Mas (GRM) Soerjo Soeharto merupakan putra tertua almarhum SISKS Paku Buwono XIII dari permaisuri KRAy Winari Sri Haryani. Sebelum menyandang gelar PB XIV, ia terlebih dahulu menjabat sebagai KGPH Mangkubumi sebelum kemudian bergelar KGPH Hangabehi pada 24 Desember 2022.

Narasumber Karaton Surakarta, KRMH Saptono Djati, menambahkan bahwa faktor nasab memang menjadi pertimbangan penting, namun bukan satu-satunya dasar dalam proses penetapan tersebut.

Menurutnya, keluarga besar karaton juga menilai karakter pribadi, pemahaman tata adat, kemampuan mengayomi sentana dalem dan abdi dalem, serta komitmen menjaga kelestarian budaya Jawa.

"Pemilihan beliau bukan keputusan yang diambil secara tergesa-gesa. Banyak pertimbangan yang menjadi dasar keluarga besar Karaton Surakarta dan trah Mataram Islam Surakarta dalam memberikan kepercayaan kepada KGPH Hangabehi," kata Saptono.

Ia menilai KGPH Hangabehi selama ini dikenal aktif dalam kehidupan karaton, santun, bertanggung jawab, serta memiliki pemahaman yang baik terhadap tata adat yang berlaku.

Setelah wafatnya Paku Buwono XIII, proses penentuan penerus kepemimpinan adat dibahas melalui mekanisme adat keluarga besar Karaton Surakarta. Dari proses tersebut, KGPH Hangabehi kemudian ditetapkan sebagai penerus dan dinobatkan sebagai Sinuhun Paku Buwono XIV pada 13 November 2025 di Sasana Handrawina.

Dukungan terhadap kepemimpinan PB XIV Hangabehi juga terlihat dalam pelaksanaan Grebeg Besar 2026 yang dihadiri berbagai sentana dalem dari lintas generasi. Kehadiran mereka dinilai menjadi simbol kuatnya dukungan dan persatuan keluarga besar Kasunanan Surakarta dalam menjaga keberlangsungan adat dan budaya Jawa.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut