Pernah Terganjal Calon Tunggal, Harjanto Kritik Pemerintahan Era Etik: Saya Alami Diskriminasi
SUKOHARJO,iNewsSragen.id – Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjerat Bupati Sukoharjo nonaktif, Etik Suryani, memunculkan berbagai respons dari masyarakat.
Salah satunya datang dari tokoh masyarakat sekaligus pengusaha dan pegiat seni budaya Sukoharjo, Harjanto. Ia mengaku pernah mengalami perlakuan diskriminatif pada masa pemerintahan Etik Suryani.
Harjanto merupakan salah satu tokoh yang sempat mengikuti bursa kontestasi Pilkada Sukoharjo 2024. Namun langkah politiknya terhenti di tengah proses pencalonan sehingga Pilkada Sukoharjo akhirnya hanya diikuti pasangan calon tunggal Etik Suryani-Eko Sapto Purnomo melawan kotak kosong.
Ia mengaku prihatin atas kasus hukum yang menimpa Etik Suryani. Menurutnya, dugaan pemerasan terhadap organisasi perangkat daerah (OPD) yang kini ditangani KPK menjadi pukulan bagi kepercayaan publik terhadap pemerintahan daerah.
Meski demikian, ia menegaskan pelayanan publik di tingkat desa, kelurahan, kecamatan hingga kabupaten tidak boleh terganggu akibat proses hukum tersebut.
"Saya prihatin, tetapi pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan normal. Jangan sampai masyarakat menjadi korban," ujarnya saat ditemui, Sabtu (18/7/2026).
Editor : Joko Piroso