get app
inews
Aa Text
Read Next : Hendak Mengadu Soal Pekerjaan di Proyek Pabrik Tekstil, Puluhan Warga Gagal Temui Kades Pondok

UMS Gencarkan Gerakan Zero Waste, Warga Kampus Diajak Kurangi Sampah Plastik

Kamis, 11 Juni 2026 | 20:27 WIB
header img
Rektor UMS Prof. Harun Joko Prayitno, mengawali memanfaatkan tumbler di water station kampus UMS untuk mengurangi sampah plastic.Foto: Istimewa

SUKOHARJO,iNewsSragen.id – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kepeduliannya terhadap lingkungan dengan menggencarkan gerakan Zero Waste Campus atau kampus bebas sampah.

Melalui kebijakan baru tersebut, seluruh sivitas akademika diajak mengurangi sampah plastik dan menerapkan budaya hemat energi dalam aktivitas sehari-hari.

Komitmen itu dituangkan dalam surat edaran yang ditujukan kepada pimpinan unit, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa. Langkah ini menjadi bagian dari upaya UMS menciptakan lingkungan kampus yang bersih, sehat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Rektor UMS, Prof. Harun Joko Prayitno, mengajak seluruh warga kampus memulai perubahan dari kebiasaan sederhana, seperti membawa tumbler pribadi, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta memilah sampah sesuai jenisnya.

“Mari kita sama-sama mewujudkan Zero Waste Campus UMS. Dimulai dari yang sederhana dulu, selalu membawa tumbler, mengurangi penggunaan plastik, serta memilah dan mengolah sampah,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).

Melalui gerakan ini, UMS mendorong seluruh warga kampus untuk tidak lagi menggunakan botol plastik sekali pakai dan menggantinya dengan wadah minum yang dapat digunakan berulang kali. Selain itu, pemilahan sampah sejak dari sumber juga menjadi fokus agar pengelolaan limbah lebih optimal.

Tak hanya soal sampah, UMS juga mengajak sivitas akademika menerapkan gaya hidup hemat energi. Warga kampus diimbau mematikan lampu, AC, komputer, dan perangkat elektronik lainnya setelah digunakan serta memanfaatkan pencahayaan dan sirkulasi udara alami jika memungkinkan.

Menurut Prof. Harun, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada keterlibatan seluruh warga kampus. Ia menilai perubahan besar dapat dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.

Sementara itu, Kadiv Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya UMS, Prof. Kussudyarsana, menegaskan bahwa semangat zero waste bukan sekadar memiliki tumbler, tetapi memastikan barang yang digunakan benar-benar dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Ia mencontohkan, tumbler yang sering dibagikan dalam berbagai kegiatan akan kehilangan makna jika hanya menjadi koleksi dan tidak digunakan. Karena itu, perubahan perilaku dan kesadaran untuk mengurangi sampah plastik menjadi kunci utama mewujudkan kampus bebas sampah.

Melalui gerakan Zero Waste dan hemat energi ini, UMS berharap dapat menjadi contoh kampus yang aktif menjaga lingkungan sekaligus membangun budaya hidup berkelanjutan di kalangan generasi muda.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut