Guru TK Sragen Rayakan HUT IGTKI, Soroti Kesejahteraan dan Masa Depan Pendidik PAUD
SRAGEN, iNewsSragen.id – Sebanyak 1.700 guru Taman Kanak-kanak (TK) yang tergabung dalam Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia-Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Sragen memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 organisasi tersebut di GOR Diponegoro Sragen, Selasa (23/6/2026).
Dalam momentum tersebut, muncul perhatian terhadap kondisi kesejahteraan guru TK di Sragen. Dari jumlah anggota yang ada, sekitar 70 persen masih berstatus honorer dan sebagian besar masih bergantung pada insentif serta berbagai tunjangan pendukung.
Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Sragen Ida Aryani mengatakan, kesejahteraan guru TK menjadi salah satu hal yang terus diperjuangkan. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah melalui pemberian insentif telah membantu para pendidik dalam menjalankan tugas.
“Insentif ini sedikit banyak menunjang kesejahteraan guru TK di Sragen. Kami tetap berharap ada peningkatan kesejahteraan, meskipun kondisi anggaran saat ini menghadapi berbagai tantangan,” ujar Ida.
Ia menjelaskan, besaran insentif yang diterima guru TK di Kabupaten Sragen bervariasi sesuai masa kerja, mulai sekitar Rp300 ribu hingga Rp600 ribu per bulan.
Dari total sekitar 1.700 guru TK, hanya sekitar 30 persen yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS). Sementara mayoritas lainnya masih berstatus non-ASN atau honorer.
“Kami masih mengandalkan insentif dan tunjangan lainnya. Ada juga guru yang sudah menerima tunjangan sertifikasi profesi. Namun semangat para guru TK tetap luar biasa dalam mendidik anak-anak usia dini,” katanya.
Editor : Joko Piroso