Bantuan Minyak Goreng di Sragen Diprotes Warga, Ada Keluhan Bau Solar dan Tenggorokan Gatal
Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya. Mereka meminta pemerintah melakukan pengecekan sebelum bantuan pangan disalurkan agar masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan yang aman dan sesuai standar.
“Kami berharap ada pengecekan ulang. Bantuan ini memang sangat membantu warga, tetapi harus dipastikan aman untuk dikonsumsi,” kata Painem, warga setempat.
Hal senada disampaikan Hartono, warga Dukuh Grigit RT 18, Desa Karangtalun, Kecamatan Tanon. Ia mengaku khawatir dengan kondisi minyak goreng yang diterima keluarganya.
“Baunya seperti solar dan saat dipakai membuat tenggorokan terasa gatal. Kami berharap segera ada tindak lanjut agar warga mendapatkan kepastian,” ujarnya.
Camat Tanon, Rinaldhy Arief Wicaksono, membenarkan adanya laporan masyarakat terkait keluhan minyak goreng bantuan tersebut.
Menurutnya, laporan awal muncul dari salah satu desa dan kemudian disampaikan pula oleh warga dari wilayah lainnya.
“Awalnya di Desa Kalikobok, kemudian menyusul desa-desa lain. Warga mengetahui setelah minyak goreng bantuan tersebut digunakan untuk memasak,” jelas Rinaldhy.
Editor : Joko Piroso