get app
inews
Aa Text
Read Next : DSKS Desak Penutupan 17 Outlet Minol Ilegal di Solo, DPRD Diminta Tegas

FBM: Tidak Ada Gedung Kesenian, Kota Solo Krisis Identitas

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:56 WIB
header img
Ketua FBM, BRM Kusumo Putro.Foto: iNews/ Nanang SN

Ia menilai kebutuhan akan gedung kesenian sudah berada pada titik yang sangat urgen karena Solo secara historis merupakan rahim sekaligus gudangnya para maestro besar dalam bidang seni.

"Mulai dari pelukis legendaris seperti Dullah dan Hari Gedang, para maestro musik seperti Gesang dan Waldjinah, hingga seniman panggung seperti Srimulat dan Ketoprak, semua ada," terangnya.

Terlebih lagi, lanjutnya, keberadaan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo terus mencetak ribuan hingga jutaan seniman akademis baru. Namun, ekosistem subur tersebut justru dibiarkan mati suri oleh pemerintah tanpa adanya ruang  publik untuk berkembang.

Ketiadaan fasilitas ini berdampak langsung pada operasional sanggar lokal, termasuk sanggar tari miliknya sendiri.

"Saya sendiri punya sanggar, yaitu Sanggar Gendewa Pinenthang. Pelatih kami pun kebingungan untuk mencari tempat untuk latihan, kita sering meminjam pendopo Kelurahan Sangkrah untuk berlatih," ungkap Kusumo, membeberkan realita pahit di lapangan.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut