Tabungan Nasabah Diduga Miliaran Macet, BKD-LKD Sumber Makmur Jenar Tutup, Warga Sulit Tarik Uang
SRAGEN, iNewsSragen.id – Sejumlah nasabah BKD-LKD Sumber Makmur di Desa Kandangsapi, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, mengaku belum dapat mencairkan dana tabungan mereka. Kondisi tersebut memicu keresahan warga. Kondisi tersebut memunculkan keresahan warga setelah pelayanan lembaga keuangan desa itu disebut tidak lagi berjalan normal.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kemacetan pencairan dana diduga berkaitan dengan tersendatnya pengembalian pinjaman dari sejumlah debitur. Namun hingga kini belum ada penjelasan resmi dari pengelola mengenai penyebab pasti maupun kondisi keuangan lembaga tersebut.
Salah seorang nasabah, Ngadimin, warga Dukuh Sidomulyo RT 10 B, Desa Kandangsapi, mengaku telah menjadi nasabah sejak 2007. Menurutnya, selama bertahun-tahun proses penyetoran maupun penarikan tabungan berjalan lancar.
"Awalnya lancar. Setor, ambil, tidak pernah ada masalah," ujarnya.
Namun, sejak awal 2024, ia mengaku mulai kesulitan menarik dana setelah beredar informasi mengenai kondisi keuangan lembaga tersebut. Saat mendatangi kantor BKD-LKD bersama anaknya, permintaan pencairan tabungan belum dapat dipenuhi.
Menurut Ngadimin, pengelola saat itu menyampaikan bahwa dana belum tersedia karena masih beredar dalam bentuk pinjaman kepada anggota.
Ia menjelaskan, dana yang tersimpan bukan hanya miliknya, melainkan tabungan kolektif warga RT yang selama ini disimpan atas namanya. Berdasarkan buku tabungan terakhir yang dimilikinya, nilai dana tersebut mencapai sekitar Rp19.447.000.
Selain itu, tabungan milik Karang Taruna desa yang dikelola anaknya juga disebut belum dapat dicairkan. Dana sekitar Rp6 juta tersebut rencananya akan digunakan untuk kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan.
"Ketika akan diambil untuk kegiatan, juga belum bisa dicairkan karena alasannya dana belum ada," katanya.
Ngadimin mengaku hingga kini belum menempuh jalur hukum maupun melaporkan persoalan tersebut kepada pemerintah desa. Ia berharap pengelola memiliki itikad baik untuk menyelesaikan persoalan dan mengembalikan hak para nasabah.
"Harapan kami sederhana, tabungan masyarakat bisa kembali. Buku tabungan masih ada, tetapi dananya belum bisa diambil," ujarnya.
Saat awak media mendatangi kantor BKD-LKD Sumber Makmur pada Rabu (8/7/2026), kantor dalam kondisi tertutup dan tidak ada aktivitas pelayanan. Upaya konfirmasi kepada Ketua LKD, Wasito, juga belum berhasil karena nomor telepon yang bersangkutan tidak dapat dihubungi.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pengelola BKD-LKD Sumber Makmur mengenai keluhan para nasabah maupun kondisi operasional lembaga tersebut. Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi untuk melengkapi pemberitaan sesuai prinsip keberimbangan.
Editor : Joko Piroso