Musim Kemarau, Polres Sukoharjo Patroli Pegunungan Gajah Mungkur Cegah Karhutla
SUKOHARJO,iNewsSragen.id – Polres Sukoharjo meningkatkan patroli karhutla di kawasan Pegunungan Gajah Mungkur, Kecamatan Bulu, Jumat (17/7/2026).
Patroli dipimpin Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo bersama Kasat Binmas AKP Sri Wuri Handayani, Kapolsek Bulu AKP Wahyudianto, perangkat wilayah, relawan, dan masyarakat setempat.
Kapolres mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memetakan lokasi rawan kebakaran sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah, relawan, dan warga dalam mencegah karhutla.
"Karhutla tidak bisa ditangani aparat saja. Dibutuhkan peran aktif masyarakat agar potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini. Patroli ini juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran," kata Anggaito.
Menurutnya, kawasan selatan Sukoharjo memiliki tingkat kerawanan tinggi saat musim kemarau karena didominasi perbukitan dan lahan kering. Sejak Juni hingga pertengahan Juli 2026, lebih dari sepuluh kebakaran hutan dan lahan tercatat terjadi di Kecamatan Bulu, Tawangsari, dan Weru.
Polres Sukoharjo mengimbau masyarakat tidak membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat segera ditangani sebelum meluas.
Selain patroli, petugas menyosialisasikan sanksi hukum bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan. Polisi mengingatkan, pelaku dapat dijerat Undang-Undang Kehutanan maupun KUHP dengan ancaman pidana penjara hingga puluhan tahun serta denda miliaran rupiah, tergantung akibat yang ditimbulkan.
Melalui patroli rutin dan edukasi kepada masyarakat, Polres Sukoharjo berharap potensi karhutla selama musim kemarau dapat ditekan sehingga kerusakan lingkungan dan ancaman terhadap keselamatan warga dapat diminimalkan.
Editor: Joko Piroso