Pemkab Jepara Salurkan Kartu Guru Sejahtera, 15.120 Guru Terima Bantuan Rp1,4 Juta
JEPARA, iNewsSragen.id – Pemkab Jepara meluncurkan Program Kartu Guru Sejahtera (KGS) dengan menyalurkan bantuan Rp1,4 juta kepada 15.120 guru, Jumat (31/7/2026). Sebanyak 15.120 guru dari berbagai jenjang pendidikan menerima bantuan sosial sebesar Rp1,4 juta per orang dengan total anggaran mencapai Rp21,168 miliar.
Program tersebut diluncurkan langsung oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo di Alun-alun Jepara, Jumat (31/7/2026). Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid, Kepala Kementerian Agama Jepara Akhsan Muhyiddin, jajaran Forkopimda Jepara, serta ribuan guru penerima manfaat.
Bupati Witiarso mengatakan KGS merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Jepara sebagai bentuk apresiasi terhadap peran guru dalam membangun kualitas sumber daya manusia.
Penerima bantuan berasal dari berbagai jenjang dan satuan pendidikan, meliputi guru PAUD, TK, Kelompok Bermain (KB), Satuan PAUD Sejenis (SPS), RA, SD dan SMP swasta, guru TPQ, Madrasah Diniyah (Madin), pondok pesantren, sekolah minggu dan guru agama lainnya, tutor PKBM, hingga instruktur LKP.
Menurutnya, jumlah penerima manfaat meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, program tersebut menjangkau 10.827 guru dengan alokasi anggaran Rp19,488 miliar. Tahun ini jumlah penerima bertambah menjadi 15.120 guru dengan nilai bantuan Rp1,4 juta per orang.
"Alhamdulillah dibanding tahun 2025, penerima manfaat Kartu Guru Sejahtera bisa kita tambah. Ini bukti komitmen kami untuk terus memperkuat kesejahteraan para pendidik di Kabupaten Jepara," ujar Witiarso.
Meski demikian, ia mengakui bantuan tersebut belum sepenuhnya mampu memenuhi seluruh kebutuhan para guru. Namun, pemerintah daerah berharap bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian sekaligus penyemangat bagi para pendidik.
"Saya sadar bantuan ini belum menjawab seluruh kebutuhan guru. Namun saya berharap perhatian ini menjadi penyemangat bahwa kami hadir, mendengar, dan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan para pendidik," katanya.
Pada kesempatan itu, Witiarso juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru yang telah berperan mendidik generasi muda Jepara agar tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berbudaya, serta berlandaskan nilai-nilai agama.
Ia berharap nilai bantuan KGS dapat terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang seiring kemampuan keuangan daerah.
Selain program dari pemerintah daerah, Witiarso juga berharap terdapat dukungan dari pemerintah pusat bagi kesejahteraan guru, khususnya guru keagamaan.
"Kita doakan semoga terealisasi. Sehingga tahun depan ada tambahan Rp1,2 juta per bulan untuk guru keagamaan seperti guru madrasah, TPQ dan lainnya," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid mengapresiasi peluncuran Program Kartu Guru Sejahtera yang dinilai menjadi bentuk perhatian nyata terhadap kesejahteraan para pendidik, terutama guru Madrasah Diniyah dan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ).
"Saya mengapresiasi Program KGS yang digagas Bupati Jepara. Terutama perhatian kepada guru-guru Madin hingga TPQ. Semoga apa yang menjadi cita-cita Bupati Jepara dapat berjalan lancar dan sukses," kata Abdul Wachid.
Ia menambahkan, Komisi VIII DPR RI juga terus mendorong berbagai program pendidikan dan keagamaan, termasuk bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) serta Kartu Indonesia Pintar (KIP) bagi peserta didik hingga mahasiswa di perguruan tinggi keagamaan.
Peluncuran Kartu Guru Sejahtera diharapkan menjadi salah satu langkah Pemkab Jepara dalam memperkuat kualitas pendidikan melalui peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia di daerah.
Editor : Joko Piroso