get app
inews
Aa Text
Read Next : KDMP Mulai Pasok Kebutuhan Dapur SPPG di Blora

Warung Ayam Geprek di Blora Terbakar, Karyawan Luka Bakar Saat Selamatkan Diri

Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:07 WIB
header img
Kebakaran melanda bagian depan rumah sekaligus warung Ayam Geprek Inuk di Kelurahan Ngawen, Blora, Jumat (14/8/2026).Foto: iNews/Heri P

BLORA, iNewsSragen.idWarung Ayam Geprek Inuk di Ngawen, Blora, terbakar Jumat siang. Kebakaran diduga dipicu kompor dan menyebabkan seorang karyawan luka bakar, pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Kebakaran tersebut diduga bermula dari kompor yang digunakan untuk aktivitas memasak, khususnya menggoreng ayam. Api kemudian membesar hingga membuat karyawan warung panik dan meminta pertolongan.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan untuk membantu memadamkan api sekaligus menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Salah seorang warga, Sunu (60), mengatakan kobaran api terlihat membesar dari bagian warung. Warga sempat panik karena bangunan tersebut juga merupakan bagian dari rumah yang digunakan sebagai tempat tinggal.

“Api terlihat membesar, kemudian karyawan langsung berteriak minta tolong. Warga yang mengetahui kejadian segera membantu,” kata Sunu.

Dalam peristiwa tersebut, seorang karyawan bernama Ahmad Hasan Mutohar (30) mengalami luka bakar pada tangan kiri. Korban yang diketahui merupakan anak pemilik warung kemudian dibawa ke Puskesmas Ngawen untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara dua karyawan lainnya, Siti Febrianti (21) dan Siti Untari (22), dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka.

Bangunan yang terbakar merupakan bagian depan rumah milik Heri Cahyo di RT 01/RW 05, Kelurahan Ngawen. Bagian belakang bangunan digunakan sebagai tempat tinggal, sedangkan bagian depan disewakan kepada Siti Jumiati (46), warga Desa Gotputuk, untuk menjalankan usaha Ayam Geprek Inuk.

Petugas pemadam kebakaran bersama warga kemudian melakukan penanganan untuk mengendalikan api dan mencegah kobaran merembet ke bagian rumah lainnya.

Berdasarkan informasi awal, api diduga berasal dari kompor yang digunakan untuk menggoreng ayam. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan dan pendataan lebih lanjut.

Demikian pula dengan nilai kerugian akibat kebakaran tersebut yang hingga kini belum diketahui secara pasti.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pelaku usaha kuliner untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan peralatan memasak. Pemeriksaan berkala terhadap kompor, selang, dan regulator juga penting dilakukan guna meminimalkan risiko kebakaran.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut