Gegara Pintu Boks Terbuka, Mobil Pengantar MBG Tabrak Rumah Warga dan Terguling
MAGETAN, iNewsSragen.id — Mobil SPPG pengantar MBG mengalami kecelakaan di Jalan Lembeyan-Krowe, Magetan, Rabu (19/8/2026). Kendaraan terguling, namun tidak ada korban jiwa.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kecelakaan tersebut. Namun, kendaraan Suzuki MPV yang digunakan untuk distribusi MBG mengalami kerusakan, sementara pagar rumah warga dan sebuah mobil Isuzu Panther yang terparkir turut terdampak.
Kecelakaan bermula saat mobil yang dikemudikan Wasit (44), warga Desa Lembeyan Kulon, Kecamatan Lembeyan, melaju dari arah selatan menuju utara.
Saat perjalanan, pintu samping boks kendaraan tiba-tiba terbuka dan mengenai tiang jaringan WiFi di pinggir jalan. Benturan tersebut membuat kendaraan kehilangan kendali.
Mobil kemudian oleng dan menghantam pagar rumah warga serta sebuah mobil Isuzu Panther yang sedang terparkir. Kendaraan SPPG akhirnya terguling sebelum berhenti beberapa meter dari titik awal benturan.
Warga setempat, Rubiatin, mengatakan kecelakaan berlangsung cukup cepat. Ia melihat pintu kendaraan terbuka sebelum mengenai tiang jaringan.
“Pintunya terbuka, kemudian menabrak tiang WiFi. Setelah itu mobil langsung oleng dan menabrak pagar. Alhamdulillah sopir dan penumpangnya selamat,” ujar Rubiatin.
Pintu Boks Diduga Tidak Tertutup Rapat
Kepala SPPG Lembeyan Wetan, Lisnia Rinanda Putri, membenarkan kendaraan tersebut digunakan untuk mendukung distribusi MBG.
Menurutnya, kecelakaan terjadi ketika kendaraan hendak mengambil ompreng kosong dari sekolah di wilayah Desa Krowe setelah menyelesaikan distribusi makanan.
“Driver sudah selesai melaksanakan distribusi pagi. Saat menuju Desa Krowe untuk mengambil ompreng kosong, pintu boks samping tidak tertutup rapat sehingga terbuka dan mengenai tiang WiFi. Mobil kemudian oleng, menghantam pagar rumah warga, lalu terguling,” kata Lisnia.
Lisnia memastikan pengemudi dan rekannya, Joko (40), warga Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan, selamat dan tidak mengalami luka serius.
Pihak yayasan dan mitra penyelenggara MBG juga telah berkomunikasi dengan pemilik rumah terkait kerusakan akibat kecelakaan tersebut.
“Kami sudah berdiskusi dengan pihak terkait. Nantinya yayasan dan mitra akan mengganti biaya kerusakan mobil warga maupun pagar yang terdampak,” ujarnya.
Lisnia juga memastikan kecelakaan tersebut tidak mengganggu distribusi MBG pada hari berikutnya. SPPG Lembeyan Wetan akan menggunakan kendaraan pengganti agar penyaluran makanan tetap berjalan.
Saat ini, SPPG Lembeyan Wetan melayani distribusi MBG untuk 25 sekolah dan dua posyandu di dua desa. Untuk mendukung kegiatan tersebut, tersedia dua kendaraan operasional.
Bantah Kendaraan Melaju Kencang
Lisnia membantah dugaan kecelakaan terjadi karena kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi atau dikemudikan secara ugal-ugalan.
Menurutnya, berdasarkan informasi yang diperoleh pihaknya, kecelakaan dipicu pintu boks samping yang tidak tertutup rapat hingga terbuka dan mengenai tiang jaringan di pinggir jalan.
“Bukan karena ugal-ugalan. Kejadiannya karena pintu boks samping tidak tertutup rapat, kemudian mengenai tiang WiFi dan membuat mobil oleng. Kecepatannya juga tidak tinggi,” katanya.
Petugas kepolisian telah melakukan penanganan dan pendataan terkait kecelakaan tersebut. Sejumlah kendaraan dan dokumen yang berkaitan dengan kejadian turut diamankan untuk kepentingan penanganan perkara.
Dalam kecelakaan tersebut, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Sementara kerusakan pada kendaraan SPPG, pagar rumah, dan kendaraan warga akan ditindaklanjuti oleh pihak terkait.
Editor : Joko Piroso