get app
inews
Aa Text
Read Next : Sragen Mart Resmi Dibuka, Dorong UMKM Naik Kelas dan Kemandirian Ekonomi Warga

Joko Pramono Pimpin HIPMI Sragen 2026-2029, Dorong Pengusaha Muda dan UMKM Naik Kelas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 18:41 WIB
header img
Pelantikan pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Sragen periode 2026–2029.Foto: Istimewa

SRAGEN, iNewsSragen.idJoko Pramono resmi memimpin Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Sragen periode 2026–2029. Kepengurusan baru tersebut menegaskan komitmen memperkuat peran pengusaha muda sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Joko mengatakan kepemimpinan HIPMI bukan sekadar jabatan organisasi. Menurutnya, amanah tersebut membawa tanggung jawab untuk mendorong pengusaha muda agar mampu berkembang dan beradaptasi menghadapi dinamika dunia usaha.

"Kalau dilantik itu justru sebagai amanah yang harus kita bawa. Jadi memang antara senang sama melaksanakan tugas itu juga menjadi beban tersendiri, tapi ini adalah tanggung jawab yang harus diemban bersama," ujar Joko.

Salah satu isu yang menjadi perhatian HIPMI Sragen adalah pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Joko menilai program tersebut memiliki dampak terhadap perputaran ekonomi, termasuk bagi pelaku usaha dan perekonomian di tingkat desa.

Namun, dia menilai pelaksanaan program tetap perlu dievaluasi secara berkala, terutama menyangkut tata kelola dan sinkronisasi di lapangan.

"MBG di sisi lain bagus karena ekonomi desa jadi terangkat. Tapi banyak evaluasi-evaluasi yang selama ini juga sudah diketahui bersama oleh teman-teman pelaku usaha, bagaimana tata kelola dan sinkronisasinya di lapangan," katanya.

Joko juga menyoroti tantangan dunia usaha di tengah dinamika ekonomi global dan perubahan daya beli masyarakat. Dia menilai kondisi ekonomi yang naik turun merupakan bagian dari siklus bisnis.

Menurutnya, situasi tersebut tidak seharusnya membuat pelaku usaha kehilangan optimisme. Pengusaha justru perlu membaca perubahan dan menyesuaikan strategi bisnis dengan kondisi pasar.

"Banyak orang hari ini bilang ekonomi lagi berat, bahkan perbankan mencatat fenomena makan tabungan. Tapi dari sudut pandang pengusaha, turun dan naik itu biasa," ujarnya.

Selain kondisi ekonomi, Joko menilai perubahan gaya hidup masyarakat juga menjadi tantangan tersendiri. Menurutnya, perlu ada keselarasan antara kemampuan finansial dengan keinginan untuk memenuhi kebutuhan.

"Masyarakat harus sadar diri antara kemampuan dan keinginan. Jangan sampai besar pasak daripada tiang. Mensegerakan keselarasan antara kemampuan dan ekspektasi ini yang hari ini menjadi PR bersama kita," katanya.

HIPMI Sragen, lanjut Joko, akan berupaya mendorong pengusaha muda tetap produktif sekaligus mampu melihat peluang baru di tengah perubahan kondisi ekonomi.

Pemkab Sragen Dorong UMKM Naik Kelas

Wakil Bupati Sragen Suroto mengapresiasi keberadaan HIPMI sebagai bagian dari ekosistem perekonomian daerah. Dia berharap kepengurusan HIPMI periode 2026–2029 dapat memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sragen.

Menurut Suroto, Sragen memiliki banyak pelaku usaha yang bergerak di berbagai sektor. Mulai dari pertanian, UMKM, garmen, konveksi hingga industri perabotan kayu.

"Banyak sekali pengusaha-pengusaha, entah itu besar, kecil, UMKM, dan sebagainya yang membawa nama besar Kabupaten Sragen," ujar Suroto.

Suroto berharap HIPMI ikut mendorong pelaku UMKM agar berkembang dan naik kelas. Selain itu, organisasi pengusaha muda tersebut diharapkan dapat berkontribusi menciptakan iklim investasi serta memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan kepengurusan baru, HIPMI Sragen diharapkan semakin aktif membangun komunikasi antara pelaku usaha dan pemerintah daerah. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memperluas peluang usaha, memperkuat UMKM, serta meningkatkan kontribusi sektor usaha terhadap perekonomian Kabupaten Sragen.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut