Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pamit Bekerja di Kebun Sawit, 3 Pemuda asal Ngringo Karanganyar Jadi Korban KMP Virgo 8
Advertisement . Scroll to see content

Tangis Pecah, Iringi Kedatangan Jenazah Aldo Korban KMP Virgo di Rumah Duka Karanganyar

Kamis, 24 September 2026 | 09:32 WIB
  • author Tabita Shinta
Tangis Pecah, Iringi Kedatangan Jenazah Aldo Korban KMP Virgo di Rumah Duka Karanganyar
Pemberangkatan jenazah Aldo salah satu korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.Foto: iNews/ Shinta

KARANGANYAR, iNewsSragen.id – Isak tangis keluarga pecah saat peti jenazah Aldo (19), korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, tiba di rumah duka di Karanganyar.

Aldo merupakan anak pertama dari 4 bersaudara. Aldo berencana akan bekerja di kebun kelapa sawit yang berada di Kalimantan.

Jenazah Aldo diterbangkan dari Banjarmasin menuju Semarang pada Rabu pagi. Dari Semarang, jenazah kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka di Ngringo.

Keluarga dan kerabat yang sejak pagi menunggu langsung menyambut kedatangan jenazah. Suasana haru langsung menyelimuti rumah duka ketika ambulans berhenti dan peti jenazah Aldo diturunkan.

Tangisan pecah. Sejumlah anggota keluarga tampak tak kuasa menahan kesedihan setelah berhari-hari menunggu kepastian mengenai keberadaan Aldo.

Nur Handayani ibunda Aldo sempat bercerita sebelum kedatangan jenazah di rumah duka. Ia bercerita sosok Aldo yang menjadi tulang punggung keluarga bercita-cita ingin membeli rumah serta pergi umroh bersama keluarga.

"Doakan aku ( Aldo) sukses ya mah, mau beli rumah Aku dan mau umroh" terang nur ibunda Aldo saat bercerita kepada awak media.

Nur juga bercerita tentang sosok Aldo yang sayang kepada orang tua serta keluar.

Sementara itu  Pj. Kepala Desa Ngringo, Apri Linawati, turut hadir di rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa. Dia mengatakan pemerintah desa bersama Pemkab Karanganyar terus mengikuti perkembangan proses pencarian hingga identifikasi korban.

“Kami dari Pemkab Karanganyar turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Aldo. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar Lina, sapaan karibnya di rumah duka, Rabu(23/9/2026

Aldo merupakan satu dari empat jenazah yang ditemukan tim penyelam di dalam bangkai KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa pada Minggu (20/9/2026). Sebelum mendapat kepastian, keluarga sempat mencocokkan sejumlah barang yang ditemukan bersama salah satu jenazah.

Di antaranya jam tangan dan pakaian yang dikenakan korban. Barang-barang tersebut dikenali keluarga sebagai milik Aldo. Keluarga kemudian mendapat konfirmasi dari RS Bhayangkara bahwa jenazah tersebut telah teridentifikasi sebagai Aldo.

Aldo berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin bersama dua sahabatnya yang juga warga Ngringo lainnya, yakni Ahda Dhiyaurohman, 19, dan Jevon Joechelin Jotham, 19.

Ketiganya hendak mencari pekerjaan di perkebunan kelapa sawit. Ketiganya merupakan sahabat sejak kecil dan tinggal berdekatan di wilayah Ngringo. Mereka berangkat menggunakan KM Virgo Transport 8 pada Jumat (11/9/2026).

Namun, perjalanan untuk mencari penghidupan itu berubah menjadi tragedi. Kapal tersebut tenggelam di Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 02.00 WITA.

Namun, Aldo akhirnya menjadi salah satu korban dalam tragedi tersebut. Kini, jenazah Aldo dimakamkan di  Astana Untoroloyo, Pucangsawit, Solo.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut