Kemenbud merevitalisasi 13 titik Keraton Surakarta dengan anggaran Rp150 miliar
SOLO, iNewsSragen.id – Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp150 miliar untuk revitalisasi 13 titik kawasan Keraton Kasunanan Surakarta sebagai upaya pelestarian cagar budaya.
Rencana revitalisasi cagar budaya ini disampaikan oleh Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon dalam kunjungannya ke Keraton Surakarta, Rabu.
“Kita hadir di sini dalam rangka melakukan revitalisasi Keraton Kasunanan Hadiningrat yang memang sudah direncanakan sebagai bagian dari upaya merevitalisasi aset-aset budaya kita,” katanya.
Dirinya menjelaskan bahwa seluruh pengerjaan revitalisasi 13 titik bangunan keraton tersebut diproyeksikan dapat selesai pada akhir tahun ini. Mengenai besaran anggaran yang dialokasikan, pemerintah memperkirakan dana mencapai ratusan miliar rupiah melalui pembiayaan gabungan.
"Kisarannya sekitar Rp150 miliar ya. Ini juga kita gunakan skema kerja sama swasta dan pemerintah agar tidak seluruhnya bergantung pada APBN," ujar Menbud Fadli Zon.
Sementara itu, KGPH Panembahan Agung Tedjowulan menyambut positif perhatian besar yang diberikan oleh pemerintah pusat. Pihaknya menyampaikan apresiasi atas dimulainya pengerjaan penataan fisik kawasan cagar budaya tersebut.
"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan kepedulian pemerintah kepada Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat," kata KGPH Panembahan Agung Tedjowulan.
Dirinya menambahkan, pihak keraton akan memanfaatkan momentum revitalisasi ini untuk menyusun arah program kerja pengelolaan keraton secara berkelanjutan. Perencanaan program mencakup strategi jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang.
"Setelah nanti berkantor di situ, saya akan mencoba untuk mengajak program-program kerja tahun anggaran jangka pendek, jangka menengah, maupun jangka panjang," katanya menambahkan.
Mengenai tata kelola pasca-revitalisasi, pemerintah bersama pihak Keraton Surakarta akan membentuk manajemen pengelolaan yang profesional. Kolaborasi ini melibatkan unsur pemerintah pusat, pemerintah kota, serta kerabat keraton untuk memastikan keberlanjutan dan kelestarian kawasan.
Revitalisasi skala besar ini menjadi momentum bersejarah bagi Keraton Kasunanan Surakarta mengingat perbaikan kawasan keraton terakhir kali dilakukan sekitar 40 tahun lalu pada area Sasana Pagelaran.
Editor: Joko Piroso