Keraton Solo Mulai Dipagari untuk Revitalisasi, Keberadaan Benda Bersejarah Disorot
SOLO,iNewsSragen.id — Pagar pengaman mulai dipasang di kawasan inti Keraton Surakarta untuk persiapan revitalisasi. Di tengah pekerjaan, keberadaan lampu kristal yang tidak berada pada tempatnya menjadi sorotan.
Tim pelaksana revitalisasi kawasan inti Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat mulai memasang pagar pengaman sementara, Kamis (22/10/2026). Langkah ini dilakukan untuk mendukung keselamatan kerja sekaligus melindungi bangunan dan benda bersejarah selama proses revitalisasi.
Pemasangan pagar dilakukan bertahap di sejumlah titik, meliputi kawasan museum, Keraton Kilen, area Pakubuwanan, dan koridor penghubung. Penempatannya harus memperhatikan prinsip pelestarian cagar budaya agar tidak merusak struktur asli maupun material bersejarah.
Pembatasan akses juga diperlukan untuk mengurangi risiko kecelakaan bagi pekerja, abdi dalem, dan masyarakat. Pengaturan jalur alternatif tetap dibutuhkan agar aktivitas adat, keagamaan, dan keseharian di lingkungan keraton tidak terganggu.
Ketua Lembaga Hukum Karaton Surakarta, KPH Eddy Wirabhumi, mengatakan sisa waktu pengerjaan revitalisasi Keraton Kilen menjadi perhatian serius.
“Berdasarkan perhitungan yang dibahas, pada 16 Oktober 2026, tersisa waktu 86 hari untuk menyelesaikan revitalisasi Keraton Kilen,” kata Eddy.
Editor: Joko Piroso