Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pemilik Salon di Kedawung Sragen Ditemukan Meninggal, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan
Advertisement . Scroll to see content

171 Becak Listrik untuk Sragen, Pengayuh Becak Sepuh Jadi Sasaran Manfaat

Jum'at, 25 September 2026 | 18:44 WIB
  • author Joko Piroso
171 Becak Listrik untuk Sragen, Pengayuh Becak Sepuh Jadi Sasaran Manfaat
Wakil Bupati Sragen Suroto menyampaikan rencana bantuan 171 unit becak listrik untuk Kabupaten Sragen. (Foto: Istimewa).

SRAGEN, iNewsSragen.id – Sragen mendapat kuota 171 becak listrik dari Yayasan GSN. Wabup Suroto menyebut bantuan itu berpotensi meringankan beban pengayuh becak yang sudah lanjut usia.

Wakil Bupati Sragen Suroto mengatakan, rencana bantuan becak listrik itu bermula dari obrolan informal dengan sejumlah tokoh politik saat berada di ruang transit paripurna DPRD.

Saat itu, pembicaraan mengenai kemungkinan memasukkan bantuan becak ke Kabupaten Sragen sempat muncul. Suroto mengaku awalnya belum mengetahui apakah wacana tersebut benar-benar akan direalisasikan.

“Namanya juga jabatan politik, sewaktu-waktu kita kan ndak tahu. Serius dan tidak seriusnya kan kita ndak tahu,” ujar Suroto mengenang percakapan tersebut.

Dalam obrolan itu, Suroto bersama sejumlah tokoh lainnya, termasuk Muslim dari PKB, Wahyu dari Gerindra, dan Anggoro dari PKS, membicarakan peluang bantuan becak untuk Sragen.

Suroto kemudian merespons peluang tersebut secara spontan. Namun, ia mengaku belum berani menyampaikan kepada Bupati Sragen karena belum ada kepastian mengenai realisasi bantuan.

“Saya bilang, siap! Tapi ya saya belum berani lapor Bu Bupati, masalahnya ini tenanan (benar-benar) apa tidak,” katanya.

Belakangan, wacana tersebut mendapat tindak lanjut dari Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN). Surat pemberitahuan yang diterima Suroto mencantumkan kuota 171 unit becak listrik untuk Kabupaten Sragen.

“Nah, kalau sudah ada surat jelas dan serius begini, tertulis 171 becak listrik, ini nanti tinggal disosialisasikan dan didiskusikan. Tentu akan segera saya laporkan ke Bupati,” ungkapnya.

Meski bantuan tersebut belum tiba di Sragen, Suroto menilai rencana itu dapat menjadi kabar baik bagi pengayuh becak, terutama mereka yang sudah berusia lanjut.

Menurut Suroto, kondisi sebagian pengayuh becak di sejumlah wilayah Sragen, termasuk Gemolong, masih menghadapi persoalan biaya operasional. Ia menyebut ada pengayuh yang belum memiliki becak sendiri sehingga harus menyewa armada setiap hari.

“Kasihan, sudah tua harus genjot becak, masih harus bayar setoran sewa Rp5.000, Rp10.000, sampai Rp15.000 sehari. Tenaganya rekoso (sangat lelah),” ujarnya.

Suroto berharap penggunaan becak listrik nantinya dapat mengurangi beban tersebut. Selain membantu mobilitas pengayuh, becak listrik dinilai berpotensi mengurangi kebutuhan tenaga fisik dibandingkan becak konvensional.

“Kalau ada becak listrik ini, mereka tak perlu bayar sewa dan tak perlu memeras keringat terlalu keras. Ini betul-betul ada rasa kemanusiaan,” katanya.

Selain aspek kesejahteraan pengayuh, Suroto berharap becak listrik dapat menjadi salah satu alternatif transportasi yang lebih ramah lingkungan di Sragen.

Ia juga menyinggung keberadaan becak motor atau bentor hasil modifikasi yang masih ditemui di sejumlah wilayah. Menurutnya, penggunaan becak listrik diharapkan dapat menjadi alternatif yang lebih aman dan tertata.

“Di Sragen itu kan banyak bentor hasil ‘membelah’ motor, atau pakai mesin sedot sawah yang dimodifikasi. Harapan kita, becak listrik ini nantinya bisa meningkatkan perekonomian warga dan membantu mengurai kemiskinan di Sragen,” pungkas Suroto.

Pemerintah Kabupaten Sragen selanjutnya akan melakukan sosialisasi dan pembahasan terkait rencana bantuan tersebut sebelum pelaksanaan penyaluran.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut